cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Jum'at, 07 Agustus 2020

Pernahkan Anda Mendengar Soal Vitamin P? Yuk Ketahui Rinciannya!

Vitamin P adalah istilah yang pernah digunakan untuk sekelompok senyawa tanaman yang disebut flavonoid. Namun, senyawa ini sebenarnya bukan vitamin.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
cloud_download Baca offline
Blueberry/unsplash
Blueberry/unsplash

Himedik.com - Ketika pertama kali diekstrak dari jeruk oleh para ilmuwan pada tahun 1930, flavonoid dianggap sebagai jenis vitamin baru dan dinamai vitamin P. Nama ini sekarang tidak lagi digunakan, karena flavonoid bukan termasuk vitamin.

Dilansir dari Healthline, ada beberapa jenis flavonoid yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, teh, coklat, dan anggur yang dulu disebut sebagai vitamin P. Flavoniod memberi warna pada makanan tertentu, memberi perlindungan tanaman dari sinar ultraviolet (UV), dan infeksi.

Flavonoid juga dikenal sebagai bioflavonoid, keluarga senyawa tanaman polifenol dengan enam subclass. Saat ini ada lebih dari 6.000 flavonoid yang dikenal.

Flavonoid ada pada tanaman untuk membantu mencegah infeksi, melindungi dari sinar matahari dan tekanan lingkungan. Mereka juga bertanggung jawab atas warna dari banyak buah-buahan dan sayuran, seperti buah beri, ceri, dan tomat.

Sumber flavonoid yang paling berlimpah dalam makanan, yakni kaempferol, quercetin, myricetin, dan fisetin. Senyawa ini ditemukan dalam minyak zaitun, beri, bawang, kangkung, anggur, tomat, anggur merah, dan teh.

Anggur merah. (Shutterstock)

Flavon juga banyak terdapat dalam persediaan makanan. Mereka ada di peterseli, thyme, mint, seledri, dan chamomile. Sementara flavanol dan flavan-3-ons mencakup katekin, seperti epicatechin dan epigallocatechin, yang ditemukan dalam konsentrasi tinggi dalam teh hitam, hijau, dan oolong.

Flavanol juga ada dalam cokelat, apel, anggur, dan anggur merah. Pada buah jeruk, flavanon bertanggung jawab atas rasa pahit jeruk, lemon, dan kulit jeruk.

Flavonoid dianggap menawarkan berbagai manfaat kesehatan dan membantu mencegah penyakit jantung, diabetes, dan penyakit lainnya.

Mungkin fungsi flavonoid yang paling banyak dipelajari adalah kemampuannya untuk bertindak sebagai antioksidan. Mereka telah terbukti mengurangi pembentukan molekul reaktif yang disebut radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan penyakit.

Terkait

Terkini