cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 09 Agustus 2020

Waspada! Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung

Sensasi kehabisan napas atau sesak napas yang dapat mengindikasikan serangan jantung ini biasanya merupakan proses bertahap.

Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi sesak napas. (Shutterstock)
Ilustrasi sesak napas. (Shutterstock)

Himedik.com - Ayah Ivan Gunawan, Bambang Cahyo Gunawan dilaporkan meninggal dunia akibat serangan jantung pada Minggu (12/07/2020) pukul 17.00 WIB di Rumah Sakit Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.

Sebelum meninggal dunia, almarhum diketahui dalam keadaan sehat meski sempat mengalami sedikit sesak napas.

"Karena jantung, sudah diperiksa jantungnya sehat semuanya sehat. Tahu-tahu dia sesak di bawa ke rumah sakit," kata desainer sekaligus paman Ivan Gunawan, Adji Notonegoro saat tiba rumah duka yang berlokasi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Dia masih turun mobil sendiri, dia masih jalan ke tempat dokter sendiri. Katanya jam 5 lewat (meninggal)," lanjutnya.

Dilansir dari Healthline, hubungan pernapasan dan jantung sangatlah erat terkait.

Jantung bertugas memompa darah sehingga dapat bersirkulasi ke jaringan tubuh serta mendapatkan oksigen dari paru-paru. Jika jantung tidak dapat memompa darah dengan baik (seperti halnya serangan jantung), Anda bisa merasa sesak napas.

Potret kebersamaan Ivan Gunawan dengan ayah dan ibunya [Instagram/@ernagunawan2]
Potret kebersamaan Ivan Gunawan dengan ayah dan ibunya [Instagram/@ernagunawan2]

Sesak napas kadang-kadang bisa menjadi gejala yang menyertai kelelahan yang tidak biasa pada wanita. Sebagai contoh, beberapa wanita melaporkan bahwa mereka akan kehabisan napas dan lelah karena aktivitas sehari-hari yang mereka lakukan.

Dilansir dari Times Now News, sensasi kehabisan napas yang dapat mengindikasikan serangan jantung ini biasanya merupakan proses bertahap. Pada tahap awal, aktivitas fisik yang berat dapat menyebabkan ketidaknyamanan dalam bernafas.

Ketika kondisi meningkat keparahannya, sesak napas dapat menjadi lebih umum pada kegiatan sehari-hari seperti menaiki tangga atau mandi, dan bahkan beristirahat.

Jika Anda merasa mengalami serangan jantung, Anda atau seseorang di dekatnya harus segera menghubungi layanan darurat. Meskipun Anda mungkin merasa terjaga dan cukup waspada untuk mengemudi, nyeri dada bisa menjadi sangat parah sehingga Anda mungkin mengalami kesulitan bernapas atau kesulitan berpikir jernih.

Maka dari itu, tidak aman membawa diri sendiri ke rumah sakit selama serangan jantung, jadi lebih baik panggil ambulans.

Terkait

Terkini