cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 09 Agustus 2020

Agar Efektif, Masker Kain Buatan Sendiri Setidaknya Terdiri dari 2 Lapis

Meski masker medis tetap paling efektif, namun Anda disarankan untuk pakai masker kain atau bikinan sendiri untuk menjaga pasokan masker.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
cloud_download Baca offline
Ilustrasi anak memakai masker. (Shutterstock)
Ilustrasi anak memakai masker. (Shutterstock)

Himedik.com - Sebuah studi menunjukkan, bahwa masker buatan atau masker kain setidaknya harus terdiri dari dua lapis agar tetap efektif. Hal ini dinyatakan oleh para peneliti dari Universitas New South Wales di Sydney, Australia.

Dilansir dari Insider, para peneliti menguji penggunaan masker buatan satu lapis dan dua lapis untuk menghalau tetesan liur saat bicara, batuk, hingga bersin. Mereka juga melakukan pada orang tanpa masker dan pengguna masker bedah.

Menggunakan kamera video dan lampu LED, para peneliti bisa melihat jumlah tetesan yang bisa melewati masker yang mereka uji.

Mereka menemukan bahwa masker buatan sendiri yang hanya satu lapis pun sebenarnya sudah mengurangi penyebaran tetesan selama berbicara.

"Bahkan satu lapisan masker lebih baik daripada tidak memakai sama sekali," catat para peneliti.

Namun, masker dengan dua lapis lebih mengurangi tetesan saat berbicara dan terbukti secara signifikan lebih baik saat menangkap tetesan dari batuk dan bersin daripada masker satu lapis.

Para peneliti mengatakan masker bedah masih jadi terbaik dalam menangkal tetesan liur. Tetapi masker ini tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum agar pasokan untuk tenaga medis tetap aman.

Ilustrasi seeorang perempuan pengenakan masker kain. [Shutterstock]
Ilustrasi seeorang perempuan pengenakan masker kain. [Shutterstock]

Para peneliti juga mengatakan bahwa jumlah lapisan masker bukan satu-satunya faktor penting dalam kemanjuran masker secara keseluruhan.  Namun, pengujian mereka membuktikan bahwa lapisan masker masih penting sampai batas penyebaran tertentu.

Mereka mengatakan jenis bahan yang digunakan, bagaimana setiap lapisan diatur dalam masker, dan seberapa sering masker dicuci juga bisa berperan dalam efektivitas keseluruhan. 

Untuk saat ini, mereka menyarankan agar orang-orang pakai masker untuk perlindungan yang paling optimal.

Terkait

Terkini