cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 09 Agustus 2020

Update Covid-19 Global pada 29 Juli 2020: Kasus Tembus 200 Ribu Sehari

Pandemi Covid-19 dinyatakan darurat kesehatan global paling gawat olehOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Virus corona Covid-19. (Shutterstock)
Virus corona Covid-19. (Shutterstock)

Himedik.com - Dinyatakan sebagai pandemi atau wabah dunia sejak akhir Januari 2020 hingga hari ini, Covid-19 telah menginfeksi 16.882.578 orang yang tersebar di 215 negara.

Sebanyak 662.421 orang dinyatakan meninggal akibat Covid-19. Hampir dua pekan ini, kasus infeksi baru terus di atas dua ratus ribu per hari, dengan jumlah paling banyak terjadi di Amerika Serikat, India, dan Brasil.

Ketiga negara itu juga yang memiliki kasus paling banyak di dunia. Yakni Amerika Serikat sebanyak 4.497.914 orang, Brasil 2.484.649 orang, dan India 1.532.135 orang.

Disusul Rusia (823.515 kasus), Afrika Selatan (459.761 kasus), Meksiko (395.489 kasus), Peru (395.005 kasus), Chili (349.800 kasus), Spanyol (327.690 kasus), dan Inggris (300.692).

Indonesia sendiri ada di posisi 24 kasus Covid-19 terbanyak dengan jumlah kasus 102.051 orang. Data itu berdasarkan yang dilaporkan pada situs worldometers per 29 Juli 2020 pukul 07.40 WIB.

COVID-19. (Shutterstock)
COVID-19. (Shutterstock)

 

Pandemi Covid-19 dinyatakan darurat kesehatan global paling gawat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Menurut Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, jumlah total kasus di dunia telah meningkat dua kali lipat dalam enam minggu terakhir. Sehingga, dia akan mengadakan kembali komite darurat WHO dalam minggu ini untuk lakukan peninjauan.

"Meskipun dunia telah melakukan upaya besar dalam memerangi virus, masih ada jalan panjang yang sulit di depan kita," kata Tedros dikutip dari BBC.

Selain pandemi Covid-19, WHO juga mencatat bahwa dunia juga masih menghadapi lima wabah lainnya, yaitu Ebola (dua wabah), zika, polio, dan flu babi.

(Suara.com/Lilis Varwati)

Terkait

Terkini