cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Jum'at, 07 Agustus 2020

Indra Penciuman yang Buruk BIsa Jadi Tanda Berbagai Penyakit

Indra penciuman Anda bisa menjadi salah satu penunjuk masalah kesehatan.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
cloud_download Baca offline
Indera penciuman. (Pixabay)
Indera penciuman. (Pixabay)

Himedik.com - Masalah pembauan ternyata bisa menjadi tanda berbagai penyakit. Ada beberapa penyakit yang sebenarnya bisa dideteksi dari indra penciuman

Melansir dari Health, berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang ternyata sudah ditandai dengan gejala-gejala di indra peciuman Anda:

Tidak bisa mencium aroma tertentu bisa jadi tanda kematian dini

Merasa memiliki penciuman yang buruk? Itu bisa menjadi salah satu tanda kematian dini.

Sebuah studi dari University of Chicago Medical Center menemukan bahwa tidak dapat mendeteksi bau tertentu memiliki peningkatan risiko kematian dalam lima tahun. 

Setidaknya 39 persen dari pasien lansia yang tidak bisa mencium aroma jeruk, mawar, dan peppermint disebut meninggal dalam jangka waktu lebih dekat.

Penciuman buruk tanda alzheimer

Tidak mampu mencium dengan baik bisa menjadi tanda tahap awal penyakit Alzheimer.

Hal ini dinyatakan dalam sebuah studi di Harvard Medical School. 

Dalam hal ini, partisipan dengan peningkatan level plak amiloid (protein yang ditemukan pada otak pasien Alzheimer) juga berkinerja lebih buruk pada tes identifikasi bau dan berisiko mengalami kematian sel otak yang lebih besar. 

Ketika penyakit mulai membunuh sel-sel otak, maka akan menyerang termasuk sel-sel untuk indra penciuman Anda.

Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)
Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)

Mencium sesuatu yang aneh jadi tanda stroke

Mencium bau aneh yang menyengat seperti ikan padahal tidak ada ikan di sekitarnya, mungkin bisa jadi salah satu tanda stroke. American Academy of Neurology menyatakan bahwa ini disebut dengan halusinasi penciuman.

Halusinasi penciuman biasanya berbau tidak enak, tetapi mereka dapat berbeda dari satu orang ke orang lain.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan di JAMA Otolaryngology-Head & Neck Surgery, sekitar 6,5 persen orang berusia 40 tahun ke atas mungkin mengalami halusinasi penciuman yang bisa jadi gejala stroke.

Terkait

Terkini