cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Selasa, 22 September 2020

Ahli Sebut Anjing Bisa Mendeteksi Virus Corona dari Air Liur Manusia

Ahli menemukan kalau anjing bisa mendeteksi virus corona Covid-19 dengan cara mengendus air liur manusia.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Anjing. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Anjing. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Himedik.com - Para peneliti menemukan metode mendeteksi virus corona Covid-19 menggunakan anjing pelacak mungkin bisa digunakan di bandara, stadion olahraga atau ruang publik lainnya.

Menurut studi oleh Universitas Hewan Jerman, anjing yang dilatih dalam 1 minggu mampu mengidentifikasi orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 dengan tingkat kebenaran 94 persen.

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Kedokteran Hewan Hannover bekerja sama dengan Angkatan Bersenjata Jerman, menemukan bahwa pelatihan anjing yang benar bisa membantu mereka mengendus adanya virus corona dari air liur manusia.

Dalam penelitian itu, para peneliti melatih 8 anjing selama 1 minggu. Semua anjing dilatih mengendus air liur lebih dari 1.000 orang yang sehat dan terinfeksi virus corona Covid-19.

Anjing yang dilatih itu pun berhasil menentukan perbedaan antara sampel air liur dari pasien yang positif dan negatif terinfeksi virus corona Covid-19.

"Dalam presentasi sampel acak dan otomatis 1012, anjing mencapai tingkat deteksi rata-rata keseluruhan 94 persen dengan 157 indikasi benar positif, 792 penolakan benar negatif, 33 positif palsu dan 30 indikasi negatif palsu," kata para peneliti dikutip dari Health.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Anjing mampu mendeteksi adanya virus corona Covid-19 dengan mencurahkan banyak kekuatan otak untuk menafsirkan bau. Anjing juga memiliki lebih dari 100 juta situs reseptor sensorik di rongga hidung dibandingkan 6 juta orang.

Menurut Rumah Sakit Hewan VCA, area otak anjing yang didedikasikan untuk menganalisis bau sekitar 40 kali lebih besar daripada bagian yang sebanding dari otak manusia. Faktanya, anjing diperkirakan bisa mencium bau di mana saja drai 1.000 hingga 10.000 kali lebih baik daripada manusia.

"Tidak seperti manusia, anjing memiliki alat penciuman tambahan yang meningkatkan kemampuan mereka untuk mencium bau. Organ berfungsi sebagai sistem penciuman sekunder yang dirancang khusus untuk komunikasi kimia," jelasnya.

Terkait virus corona Covid-19, Maren von Koeckritz-Blickwede, seorang profesor di Universitas Hewan tersebut berpendapat anjing bisa mengendus virus lewat air liur karena proses metabolisme dalam tubuh pasien sakit pasti berubah.

Maren von Koeckritz-Blickwede juga memperkirakan anjing bisa mencium aroma penyakit lain. Ia pun mengatakan langkah selanjutnya adalah melatih anjing untuk membedakan sampel virus corona Covid-19 dari penyakit lain.

Para penulis penelitian mengatakan bahwa temuan ini adalah awal. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membantu mengembangkan metode skrining yang bisa diandalkan pada pasien virus corona Covid-19.

Studi ini juga mencatat metode pendeteksian suatu hari nanti bisa digunakan di area publik. Metode pendeteksian itu juga bisa berfungsi sebagai alternatif untuk pengujian laboratorium dan membantu mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Terkait

Terkini