cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Sabtu, 19 September 2020

Meski Banyak Manfaatnya, Suplemen Vitamin D Tidak Bisa Atasi Depresi

Suplemen vitamin D tidak bisa mengatasi depresi pada golongan usia ini.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi suplemen (Pixabay/Bru-nO)
Ilustrasi suplemen (Pixabay/Bru-nO)

Himedik.com - Dalam masalah Covid-19, vitamin D dapat mengatur dan menekan respon sitokin inflamasi dan sindrom gangguan pernapasan akut atau acute respiratory distress syndrome (ARDS). Dalam hal umum, vitamin ini berguna bagi kesehatan tulang dan otot, hingga menjaga kesehatan mental.

Namun, menurut sebuah studi baru, suplemen vitamin D mungkin tidak melindungi orang paruh baya atau orang yang sudah tua dari depresi

Meski banyak orang mengonsumsi vitamin D untuk membantu meningkatkan suasana hati mereka, penulis utama studi besar ini menemukan tidak ada manfaat yang signifikan dari suplemen untuk tujuan tersebut.

"Itu tidak mencegah depresi atau memperbaiki suasana hati," kata penulis studi Dr. Olivia Okereke, dari Departemen Psikiatri Rumah Sakit Umum Massachusetts (MGH).

Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]
Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]

Laporan yang terbit di JAMA pada Selasa (4/8/2020) kemarin, mencakup sebuah penelitian besar dengan lebih dari 18.000 peserta pria dan wanita berusia 50 tahun ke atas.

Hasilnya, tak satu pun dari mereka dalam penelitian ini memiliki indikasi depresi klinis.

Peneliti kemudian menguji apakah vitamin D3 mencegah mereka dari depresi.

Selama penelitian, separuh dari peserta menerima suplementasi vitamin D3 (cholecalciferol), sementara separuh lainnya menerima plasebo selama kurang lebih lima tahun.

"Hasil ini menunjukkan bahwa tidak ada manfaat menggunakan suplemen vitamin D3 hanya untuk tujuan mencegah depresi pada populasi umum orang berusia 50 ke atas," jelas Okereke, dilansir Fox News.

Namun, ia menekankan bahwa bukan berarti tidak ada manfaat potensial dari vitamin D3 untuk mencegah depresi dalam subkelompok dengan faktor kesehatan atau faktor risiko tertentu.

Meski Banyak Manfaatnya, Suplemen Vitamin D Tidak Bisa Atasi Depresi - 2
Ilustrasi vitamin D (Shutterstock)

Ia pun tetap menyarankan orang-orang agar tidak berhenti mengonsumsi vitamin D begitu saja.

Hal tersebut mengingat banyakanya manfaat lain yang bisa didapatkan.

"Karena vitamin D penting untuk kesehatan tulang dan memiliki kegunaan lain, orang tidak boleh berhenti mengonsumsi suplemen vitamin D berdasarkan hasil ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter," tandasnya.

Terkait

Terkini