cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Selasa, 22 September 2020

Waspada, Hipertensi Juga Bisa Picu Disfungsi Ereksi!

Hipertensi atau tekanan darah tinggi yang tidak ditangani lama kelamaan dapat merusak lapisan pembuluh darah, selain itu juga memengaruhi kehidupan seks pria.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi masalah Mr P (Shutterstock)
Ilustrasi masalah Mr P (Shutterstock)

Himedik.com - Hipertensi atau tekanan darah tinggi yang tidak ditangani dengan baik diketahui dapat memicu penyakit jantung. Tapi tahukah Anda, tekanan darah tinggi juga bisa memengaruhi kehidupan seks?

Menurut ahli, tekanan darah tinggi dapat menurunkan libido pada wanita dan disfungsi ereksi pada pria. Beberapa obat hipertensi juga memiliki efek buruk pada gairah seks seseorang.

Berkaitan dengan hal ini, peneliti telah berhasil menemukan hubungan antara tekanan darah tinggi dengan kehidupan seks pada pria.

Hipertensi dan kehidupan seks pria

Dilansir The Health Site, tekanan darah tinggi yang tidak ditangani lama kelamaan dapat merusak lapisan pembuluh darah.

Ini menyebabkan pengerasan arteri dan menyebabkan penyempitan yang membuat aliran darah terbatas. Kondisi ini disebut aterosklerosis.

Ilustrasi memeriksa tekanan darah (Shutterstock)

Aterosklerosis menyebabkan lebih sedikit darah yang bisa mengalir ke penis. Karenanya, banyak pria mengalami masalah dalam mencapai dan mempertahankan ereksi.

Pada akhirnya, hal ini menyebabkan disfungsi ereksi yang cukup banyak dialami pria.

Apalagi jika tingkat tekanan darah seorang pria sangat tinggi, ia bisa mengalami masalah dengan ejakulasi serta libido yang rendah.

Hipertensi dan kehidupan seks wanita

Sementara ahli sudah mengetahui hubungan hipertensi dengan kehidupan seks pria, bagi wanita efek ini masih misteri. Tetapi banyak yang setuju bahwa mungkin ada kaitannya.

Seperti halnya pada pria, tekanan darah tinggi juga dapat mengurangi aliran darah ke vagina. Ini bisa berdampak buruk pada libido.

Hal ini bisa menyebabkan kekeringan pada vagina, kesulitan mencapai orgasme, dan ketidakpuasan saat berhubungan intim.

Terkait

Terkini