cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 27 September 2020

Virus Corona Covid-19 Serang Bagian Otak, Kenali Gejalanya!

Penelitian berusaha mencari tahu proses dan gejala virus corona Covid-19 mulai menyerang otak manusia.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi masker dan virus corona. (Pixabay)
Ilustrasi masker dan virus corona. (Pixabay)

Himedik.com - Virus corona Covid-19 tidak hanya menyerang bagian pernapasan tubuh, seperti paru-paru dan saluran udara. Tetapi, virus ini juga menyerang otak manusia.

Data dari aplikasi Covid Symptom Study menunjukkan bahwa pasien virus corona Covid-19 sering mengalami delirium, keadaan kebingungan akut dan disorientasi.

Mekanisme yang menyebabkan masalah otak ini sebagian besar belum diketahui, tetapi penelitian baru telah memperdalam hal ini.

Tapi, temuan tersebut menerangi pemahaman semua orang tentang hubungan virus corona Covid-19 dengan otak.

Kunci temuan ini adalah bahwa virus corona yang menyebabkan Covid-19 terkadang bisa membajak sel otak. Hal ini menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 bisa langsung menginfeksi sel otak yang disebut neuron.

Mana yang lebih sering Anda pikirkan, makan atau bercinta?
ilustrasi otak (shutterstock)

"Secara aktif, kami mencari lebih banyak jaringan pasien untuk bisa menemukan seberapa sering infeksi otak seperti itu terjadi dan gejala yang berkolerasi dengan infeksi di area otak mana," kata Akiko Iwasaki, ahli imunologi di Universitas Yale dikutip dari Express.

Para ilmuwan masih mencoba mengumpulkan cara virus masuk ke otak sejak awal dan kemungkinannya untuk bisa dikeluarkan dari otak atau tidak.

Guna melihat virus corona Covid-19 itu bisa masuk ke dalam otak atau tidak, penelitian memeriksa jaringan otak yang diautopsi dari 3 pasien yang meninggal karena virus corona.

Peneliti juga melakukan eksperimen pada tikus yang terinfeksi virus corona Covid-19 dan organoid, yakni kelompok sel yang tumbuh di laboratorium untuk meniru struktur 3D jaringan otak.

"Studi ini yang pertama melakukan analisis ekstensif terhadap infeksi virus corona Covid-19 pada otak menggunakan 3 model," kata Dr. Maria Nagel, profesor neurologi dan oftalmologi di Fakultas Kedokteran Universitas Colorado.

Dalam organoid, tim menemukan bahwa virus dapat memasuki neuron melalui reseptor ACE2, protein pada permukaan sel yang digunakan virus untuk memasuki sel dan memicu infeksi.

Kemudian, peneliti menggunakan mikroskop elektron yang menggunakan berkas partikel bermuatan untuk menerangi jaringan untuk mengintip ke dalam sel yang terinfeksi.

Peneliti bisa melihat partikel virus corona bertunas di dalam sel yang menunjukkan bahwa virus telah membajak mesin internal neuron untuk membuat salinan baru dari dirinya sendiri.

Ada pula cara lain virus bisa memengaruhi tubuh, seperti beberapa orang mengalami gejala gastrointestinal yang meliputi kehilangan nafsu makan, mual, muntah, diare, dan sakit perut.

Gejala ini mungkin muncul sebelum gejala lain, seperti demam, nyeri badan dan batuk. Virus corona Covid-19 juga telah terdeteksi pada tinja, yang memperkuat pentingnya mencuci tangan setiap kali menggunakan kamar mandi.

Terkait

Terkini