cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Sabtu, 26 September 2020

Manajer Juventus Idap Pneumonia, Ketahui 5 Fakta Penyakit Paru Ini

Pneumonia adalah penyakit yang disebarkan bakteri, virus atau jamur di udara.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Maurizio Sarri (Twitter/juventusfc)
Maurizio Sarri (Twitter/juventusfc)

Himedik.com - Maurizio Sarri, manajer Juventus baru-baru ini didiagnosis dengan pneumonia dan dikabarkan tengah menjalani pengobatan.

Melansir CNN Internasional, pria 60 tahun itu diketahui telah mengidap flu sejak sepekan yang lalu. Namun menurut Juventus, kondisi Sarri sangat serius.

"Sayangnya dia tak bisa melakukan pelatihan di lapangan karena flu yang terus menerus, yang menyerang dirinya selama pekan lalu," tulis pernyataan dari klub.

Setelah diperiksa lebih lanjut, rupanya Saari mengidap radang paru-paru.

Pneumonia adalah bentuk infeksi pernapasan akut yang menyerang paru-paru. Saat seseorang menderita pneumonia, alveoli (kantung kecil di dalam paru-paru) dipenuhi dengan nanah dan cairan.

Ilustrasi pneumonia [shutterstock]
Ilustrasi pneumonia [shutterstock]

Berikut adalah lima hal yang perlu Anda ketahui tentang pneumonia, berdasarkan American Lung Association.

1. Semua orang dapat terkena pneumonia

Siapa pun dapay terkena pneumonia, meski beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi daripada yang lainnya. Gejala pneumonia antara lain demam, mengi, batuk, menggigil, napas cepat, nyeri dada, kehilangan napsu makan dan malaise, atau perasaan lemah atau sakit pada umumnya.

2. Pneumonia dapat disebabkan oleh 30 faktor yang berbeda

Banyak kuman, seperti bakteri, virus, dan jamur, dapat menyebabkan pneumonia. Memahami penyebab pneumonia adalah penting karena perawatan pneumonia tergantung pada pemicunya.

3. Bisa mematikan

Pneumonia bisa sangat serius dan dapat menyebabkan kematian.  Komplikasi dari pneumonia mencakup kegagalan pernafasan, sepsis, dan abses paru-paru.

Penyakit ini lebih mungkin memengaruhi orang dewasa yang lebih tua, anak-anak, atau mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah dan orang-orang dengan masalah medis lainnya.

Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay/offthelefteye)
Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay/offthelefteye)

4. Kebiasaan kesehatan yang baik dapat melawan pneumonia

Mencuci tangan, mengikuti diet sehat, cukup istirahat, berolahraga secara teratur, dan tidak merokok adalah kebiasaan yang mampu membantu melawan bakteri, virus, dan penyebab lain penyakit pernapasan.

Kebiasaan kesehatan yang baik juga mendorong pemulihan cepat ketika Anda sakit.

5. Peluang terkena pneumonia bisa menurun

Flu merupakan penyebab umum pneumonia. Oleh karena itu, mencegah flu adalah cara yang baik untuk mengurangi risiko pneumonia. Selain itu, mereka yang berisiko dapat mendapatkan vaksinasi terhadap pneumonia pneumokokus.

Terkait

Terkini