Selasa, 17 September 2019

Horor, Pria Ini Niat Cari Pasangan Malah Kenalan dengan Necrophilic!

Necrophilic adalah sebutan untuk orang yang mempunyai kelainan seksual senang berhubungan intim dengan mayat.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
<p>Ilustrasi mayat - (Shutterstock)</p>

Ilustrasi mayat - (Shutterstock)

Himedik.com - Cari jodoh memang kadang penuh cobaan. Seorang pengguna Twitter yang disebut sebagai Fiq bahkan menceritakan pengalamannya berkenalan dengan orang asing menyeramkan dari Tinder yang diduga pengidap necrophilia.

Fiq, lelaki asal Malaysia secara terang-terangan membagikan tangkapan layar percakapannya dengan sang 'teman' yang ia kenal dari Tinder pada Jumat (30/9/2019) lalu.

Inti dari percakapan tersebut adalah teman itu mengatakan kemungkinan tubuh Fiq sangat 'enak'. Namun, maksudnya bukan dalam hal bagus.

"Dia ingin melihatku berlumuran darah karena itulah yang membuatnya bergairah," cuit Fiq di Twitternya.

Fiq memberi tahu World of Buzz bagaimana pertemuan mereka. Ternyata orang misterius dari Tinder itu juga telah mencuri foto temannya.

Selanjutnya, teman misteriusnya itu mulai membicarakan tentang bau mayat dan bagaimana baunya akan lebih enak jika darah atau tubuh mayat masih segar.

Percakapan Fiq dan temannya (Twitter/raqifluz_)
Percakapan Fiq dan temannya (Twitter/raqifluz_)

Parahnya, teman necrophilic itu mengungkapkan dirinya menyimpan darah sebagai pelumas.

Merasa bersemangat dengan ceritanya sendiri, teman misteriusnya itu juga menceritakan bagaimana dirinya merasa senang ketika mengisap darah dari luka di tubuhnya sendiri.

Bahkan, sang teman itu mengatakan dirinya bakal memakan Fiq hidup-hidup jika bertemu.

Percakapan Fiq dan temannya (Twitter/raqifluz_)
Percakapan Fiq dan temannya (Twitter/raqifluz_)

Necrophilia merupakan bentuk perilaku seksual menyimpang yang ditandai keinginan berhubungan intim dengan mayat.

Melansir Hello Sehat, motif paling umum dari necrophilia adalah sebagai upaya untuk mendapatkan pasangan seks yang tidak mampu melawan sehingga memungkinkan necrophile secara bebas mengekspresikan diri mereka secara seksual tanpa takut penolakan.

Terkait

Terkini