Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Sabtu, 04 Juli 2020

Djaduk Sempat Ngeluh Kesemutan, Apakah ini Tanda Awal Serangan Jantung?

Djaduk Ferianto sempat mengeluh nyeri dada dan kesemutan sebelum meninggal dunia karena serangan jantung.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Djaduk Ferianto meninggal dunia (Suara/Julianto)
Djaduk Ferianto meninggal dunia (Suara/Julianto)

Himedik.com - Meninggalnya Djaduk Ferianto akibat serangan jantung cukup mengejutkan pihak keluarga. Pasalnya, Djaduk diketahui tidak pernah memiliki riwayat sakit jantung seperti kakaknya, Butet Kartaredjasa.

Keluarga melihat Djaduk Ferianto juga tidak mengalami tanda-tanda yang berkaitan sakit jantung. Sebelumnya, Djaduk hanya sering mengeluh kelelahan karena banyak kegiatan.

Pada hari di saat meninggal dunia, Djaduk juga sempat mengeluh nyeri di dada dan kesemutan. Setelah itulah Djaduk mengalami anfal lalu meninggal dunia.

"Sekitar jam 02.00 WIB din ihari, ketika para tamu sudah pulang, almarhum langsung anfal. Sekitar pukul 03.00 WIB, Djaduk dikabarkan meninggal dunia. Beliau sebelumnya memang sempat mengatakan kesemutan," ujar kakak Djaduk, Otok Bima Sidharta.

Ternyata kelelahan, nyeri dada hingga kesemutan yang dirasakan oleh Djaduk Ferianto termasuk gejala serangan jantung. Melansir dari Healthline, sebenarnya kesemutan bisa disebabkan oleh sejumlah kondisi.

Djaduk Ferianto Meninggal Dunia (instagram.com/ngayogjazz)
Djaduk Ferianto Meninggal Dunia (instagram.com/ngayogjazz)

Tidak selalu serangan jantung, kesemutan juga bisa tanda serangan panik, angina dan paresthesia. Tetapi, ada bentuk kesemutan yang merupakan pertanda kuat serangan jantung.

Seperti kesemutan yang disertai mati rasa, ketidaknyamanan di dada, lengan, punggu, leher, perut atau rahang, mual hingga pusing. Karena semua hal itu merupakan gejala awal seseorang akan mengalami serangan jantung.

Begitu pula dengan kelelahan dan sulit tidur, yang juga merupakan tanda-tanda serangan jantung. Studi di jurnal American Heart Association Circulation dilansir dari NBC News, telah menemukan kaitan antara kelelahan dan kesulitan tidur dengan serangan jantung.

Kelelahan yang ekstrem, tidak biasa atau terasa ketika tidak banyak aktivitas bisa merupakan pertanda dini serangan jantung. Karena itu, seharusnya orang tidak mengabaikan kelelahan yang tidak biasa ini, terlebih jika disertai nyeri dada atau tekanan di punggung.

Terkait

Terkini