cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 20 September 2020

Pria ini Nyaris Buta Karena Selalu Konsumsi Makanan di Luar, Kok Bisa?

Seorang pria hampir mengalami kebutaan permanen gara-gara kebiasaan konsumsi makanan di luar atau takeaway.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi makanan takeaway. (Pixabay/RitaE)
Ilustrasi makanan takeaway. (Pixabay/RitaE)

Himedik.com - Seorang pria 33 tahun asal China mengalami kebutaan sementara akibat gaya hidup buruknya. Pria bernama Lu itu selalu makan di luar rumah atau takeaway yang membuat kondisi kesehatannya memburuk.

Lu diketahui memiliki penglihatan yang bagus sejak masih muda. Namun, beberapa bulan terakhir penglihatannya mendadak terganggu oleh banyangan gelap.

Awalnya, dilansir dari World of Buzz, Lu berpikir bahwa ia hanya kelelahan sehingga harus lebih banyak istirahat. Hanya saja, gejala masih tetap ada meskipun sudah istirahat cukup.

Setelah tiga pekan, Lu memutuskan pergi ke dokter untuk memeriksakan kondisinya. Dokter lantas mengatakan bahwa ia menderita retinopati diabetik, yakni komplikasi diabetes yang memengaruhi mata.

Kondisi ini terjadi akibat kerusakan pada pembuluh retina di bagian belakang mata.

Ilustrasi diabetes (shutterstock)
Ilustrasi diabetes (shutterstock)

Lu sangat terkejut ketika mendengar hasil pemeriksaan dokter. Apalagi ia diberi tahu bahwa kondisinya bisa menyebabkan kebutaan jika tak segera ditangani medis. Pasalnya, Lu mengaku tidak pernah tahu kalau dirinya memiliki penyakit diabetes.

Dokter lantas mengecek kadar gula darah Lu yang ternyata mencapai 17,2 mmol/L sebelum makan. Angka itulah yang membuktikan bahwa Lu menderita diabetes.

Dokter mengatakan bahwa sebenarnya Lu telah menderita diabetes selama 4 sampai 5 tahun. Tetapi, Lu tidak pernah menyadari, tidak minum obat, dan tidak membuat perubahan gaya hidup yang akhirnya memengaruhi mata.

Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)
Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)

Bahkan, dokter pun menduga kalau kondisi Lu disebabkan oleh kebiasannya yang suka makan di luar dan memesan makanan takeaway. Di sisi lain, Lu juga sering minum soft drink dan sangat kurang asupan air putihnya.

Saat ini, Lu sedang menjalani perawatan medis untuk mengatasi penyakit diabetesnya. Dokter juga memperingatkan bahwa diabetes bisa menyerang siapa pun tanpa harus memiliki riwayat penyakit keluarga.

Bahkan, dokter melihat bahwa penyakit diabetes semakin umum menyerang generasi muda yang kurang memperhatikan gaya hidupnya.

Terkait

Terkini