Selasa, 28 Januari 2020

Shawn Mendes Batal Konser Karena Laringitis, Ketahui Gejala Penyakitnya

Shawn Mendes terpaksa batalkan konsernya di Brasil karena menderita laringitis yang menyebabkan pita suara bengkak.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Shawn Mendes menderita laringitis (Instagram/@shawnmendes)
Shawn Mendes menderita laringitis (Instagram/@shawnmendes)

Himedik.com - Shawn Mendes membuat permintaan maaf melalui Twitter setelah membatalkan konsernya di São Paulo, Brasil. Shawn Mendes mengatakan bahwa dirinya sedang menderita laringitis dan infeksi sinus yang membuatnya harus istirahat serta terapi.

"São Paulo, aku sangat menyesal harus memberitahumu ini, tetapi hari ini aku bangun dalam kondisi sakit dan pergi ke dokter untuk mengetahui bahwa aku menderita laringitis dan infeksi sinus yang menyebabkan pembengkakan pita suara," dia tulis di Twitter @ShawnMendes, Minggu (1/12/2019) kemarin.

Shawn Mendes pun merasa sedih tidak bisa melanjutkan konser di São Paulo, Brasil. Tetapi, penyakitnya juga bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang pada suaranya jika dibiarkan.

"Kondisi ini menghancurkan hatiku untuk melakukan ini tetapi dokterku mengatakan bahwa aku tidak dapat tampil malam ini. Karena itu bisa berisiko kerusakan jangka panjang pada suaraku. Aku sangat mencintaimu dan meminta maaf dari lubuk hatiku," sambungnya.

Melansir dari healthline.com, laringitis terjadi ketika pita suara meradang karena terlalu sering digunakan, iritasi atau infeksi. Laringitis atau radang tenggorokan ini dapat bersifat akut (jangka panjang) yang berlangsung kurang dari tiga minggu atau kronis (jangka panjang) yang berlangsung lebih tiga minggu.

Shawn Mendes [Shutterstock]
Shawn Mendes [Shutterstock]

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan laringitis, seperti infeksi virus, faktor lingkungan, dan infeksi bakteri.

Laringitis akut adalah kondisi yang disebabkan oleh penggunaan pita suara yang berlebihan. Kondisi laringitas akut bisa karena infeksi virus, berteriak, infeksi bkateri dan terlalu banyak minum alkohol.

Sedangkan laringitis kronis disebabkan oleh paparan jangka panjang terjadap iritan. Kondisi ini biasanya lebih parah dan memiliki efek lebih lama daripada laringitis akut.

Laringitis kronis bisa disebabkan oleh paparan bahan kimia, refluks asam, infeksi sinus, merokok, terlalu sering menggunakan suara, dan infeksi ragi tingkat rendah.

Sementara itu, gejala laringitis yang paling umum antara lain:

Gejala-gejala ini biasanya ringan dan bisa diobati dengan mengistirahatkan suara Anda. Air minum atau cairan non-kafein lainnya dapat membantu melumasi tenggorokan Anda.

Terkait

Terkini