Selasa, 28 Januari 2020

Mengenal Kelelahan Kronis Casey Stoner, Seperti Ini Tanda-Tanda Awalnya!

Casey Stoner menderita kelelahan kronis yang gejalanya mirip seperti penyakit lain dan sering terabaikan.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Casey Stoner (Suara.com/Shutterstock)
Casey Stoner (Suara.com/Shutterstock)

Himedik.com - Juara dunia MotoGP dua kali, nama Casey Stoner masih tak lekang oleh waktu. Baru-baru ini Casey Stoner dikabarkan menderita kelelahan kronis yang gejalanya sama seperti penyakit lain.

Penyakit kelelahan kronis tersebut membuat Stoner tidak bisa melakukan olahraga motor. Karena itu pula, Stoner mengakhiri karirnya sebagai pembalap pada 2009.

"Kelelahan kronis ini tidak bisa menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh saya. Saya menjadi tidak punya energi untuk melakukan apapun," ujar Casey Stoner dikutip dari Speedcafe.com.

Seperti yang diketahui sebelumnya, sindrom kelelahan kronis adalah kelainan yang ditandai dengan kelelahan ekstrem atau kelelahan yang tidak hilang meski sudah beristirahat.

Melansir dari Healthline, gejala sindrom kelelahan kronis ini pun bisa berbeda-beda berdasarkan individu dan tingkat keparahan kondisinya.

Casey Stoner saat jadi juara dunia MotoGP bersama Repsol Honda tahun 2011. [AFP]
Casey Stoner saat jadi juara dunia MotoGP bersama Repsol Honda tahun 2011. [AFP]

Gejala yang paling umum adalah kelelahan yang cukup parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Kelelahan kronis juga bisa menyebabkan masalah tidur, seperti merasa tidak segar setelah tidur malam, insomnia kronis, gangguan tidur lainnya.

Anda yang menderita kelelahan kronis juga bisa mengalami kehilangan ingatan, konsentrasi berkurang dan intoleransi ortostasik. Adapula gejala fisik dari sindrom kelelahan kronis, antara lain:

Pada beberapa orang, kelelahan kronis juga memengaruhi siklus menstruasinya. Gejalanya bisa tiba-tiba datang dan menghilang.

Terkait

Terkini