cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 20 September 2020

Dulu Kecanduan Narkoba, Justin Bieber Akui karena Trauma Masa Kecil

Alasan mendasar dari kecanduannya adalah masa kecil yang kelam, popularitasnya di industri musik dan citra dirinya yang dianggap negatif.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Justin Bieber - (Instagram/@justinbieber)
Justin Bieber - (Instagram/@justinbieber)

Himedik.com - Justin Bieber mengaku dirinya sudah memakai ganja sejak berusia 12 atau 13 tahun dan ia menyadari langsung menyukainya. Ia juga mengaku telah menggunakan narkoba, seperti 'magic' mushroom, molly, hingga lean, dalam tayangan dokumenternya pada 28 Januari 2020 yang berjudul Seasons.

Akibatnya, ia akan merokok ganja dan mengonsumsi obat setiap pagi. Pada malam harinya, security harus memeriksa denyut nadinya.

"Aku seperti sedang sekarat. Orang-orang tidak tahu seberapa seriusnya hal itu, benar-benar menakutkan," kata Justin dalam dokumenter, dilansir Insider.

Meski Justin pernah berhenti, tetapi ia mengaku tidak pernah berniat melakukannya. Jadi, dia kambuh lagi.

Menurut Justin, alasan mendasar dari kecanduannya adalah masa kecil yang kelam, popularitasnya di industri musik dan citra dirinya yang dianggap negatif menyebabkan kecemasan dan depresi.

Justin Bieber (Instagram/JustinBieber)
Justin Bieber (Instagram/JustinBieber)

Meskipun ada banyak faktor kompleks dan saling terkait yang dapat membuat beberapa orang lebih berisiko menjadi kecanduan, dan lingkungan adalah kuncinya.

Menurut National Institute on Drug Abuse, stres dan bimbingan orangtua dapat sangat memengaruhi kemungkinan seseorang menggunakan narkoba.

Penelitian juga mengaitkan trauma masa kanak-kanak (yang bisa bersifat emosional, bukan fisik) dengan risiko tinggi dalam menggunakan obat terlarang.

Sebuah studi menemukan, hampir 45% partisipan yang alami trauma berat dapat bergantung pada ganja dalam satu titik di kehidupan mereka.

Genetik juga penting. Ibu Justin, yang memiliki trauma masa kecil setelah selamat dari pelecehan seksual dan upaya bunuh diri, juga berjuang dengan penyalahgunaan narkoba.

Psikolog Roseann Capanna-Hodge mengatakan, "ketika trauma terjadi, sistem saraf terlalu mudah diaktifkan dan Anda akan mengalami stres berat."

Menurutnya, ini yang dapat menyebabkan seseorang menggunakan obat-obatan untuk menenangkan diri.

Terkait

Terkini