cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Selasa, 22 September 2020

Lawan Corona Covid-19, Dokter Ini Meninggal karena Kehabisan Sarung Tangan

Seorang dokter di Italia meninggal dunia setelah kehabisan sarung tangan ketika menangani pasien virus corona Covid-19.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi dokter - (Pixabay/mufidpwt)
Ilustrasi dokter - (Pixabay/mufidpwt)

Himedik.com - Seorang dokter di Italia, Marcello Natali meninggal dunia setelah menangani banyak pasien virus corona Covid-19. Beberapa hari sebelum kematiannya, Marcello Natali pun sempat menyampaikan kekhawatirannya mengenai jumlah tenaga dan alat perlengkapan medis untuk melawan virus corona di Italia.

Dalam wawancaranya bersama stasiun TV dilansir oleh New York Post, dokter 57 tahun ini juga pernah mengatakan bahwa petugas medis di Italia kekurangan alat pelindung dalam menangani pasien virus corona Covid-19.

Marcello mengatakan para profesional medis telah kehabisan sarung tangan lateks atau sekali pakai. Padahal sarung tangan salah satu alat pelindung yang penting dalam menangani pasien virus corona Covid-19.

"Semua sarung tangan habis," kata Marcello.

Beberapa minggu setelah wawancara TV, Marcello dikabarkan jatuh sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit Cremona, lalu dipindahkan ke Millan.

ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]
ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]

Menurut Federasi Praktisi Umum Italia, Marcello dipindahkan ke Millan karena didiagnosis menderita pneumonia sebelum meninggal dunia.

Marcello juga sempat menangani pasien virus corona Covid-19 tanpa sarung tangan lateks karena kehabisan di rumah sakit di Kota Codogno, Italia utara.

Padahal wilayah tempat Marcello bertugas termasuk paling banyak penduduk yang terinfeksi virus corona Covid-19. Bahkan, Codogno yang berada di pinggiran kota Millan ini merupakan tempat pertama kali munculnya infeksi virus corona Covid-19.

Sebelum jatuh sakit, Marcello juga sudah menekankan bahwa petugas medis tidak siap menangani pasien virus corona Covid-19 tanpa alat pelindung yang lengkap.

"Kami tentu tidak siap menghadapi situasi seperti itu. Apalagi generasi kita merupakan generasi era pasca-antibiotik yang berpikir bahwa pil melawan penyakit sudah cukup," ujar Marcello sebelum meninggal dunia.

Saat ini, jumlah korban meninggal dunia akibat virus corona Covid-19 di Italia pun sudah melampaui China.

Sebanyak 3.400 orang meninggal dunia karena corona Covid-19 di Italia dengan kondisi para tenaga medis yang kekurangan alat pelindung.

Terkait

Terkini