cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 20 September 2020

Koma 10 Hari karena Corona Covid-19, Pria Ini Tak Ingat Istri dan Anak!

Mulanya, Chris Tillet diduga menderita flu sebelum terdiagnosis Covid-19.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi bangun dari koma - (Unsplash/@marlonlara1)
Ilustrasi bangun dari koma - (Unsplash/@marlonlara1)

Himedik.com - Chris Tillet, seorang pria 45 tahun yang mengalami koma akibat virus corona Covid-19 tidak ingat keluarganya setelah tersadar.

Mulanya, Chris Tillet diduga menderita flu. Tetapi, gejalanya semakin memburuk setelah beberapa hari dan ia didiagnosis menderita bilateral.

Akibatnya, Chris Tillet dilarikan ke ruang gawat darurat dan menjalani perawatan medis selama 10 hari dalam kondisi koma.

Elizabeth, istri Tillet yang seorang perawat mengatakan bahwa kondisi suaminya kala itu sangat serius. Elizabeth mengatakan suaminya menderita radang paru-paru dan sempat mendapatkan antibiotik IV.

"Suamiku menderita radang paru-paru dan sempat mendapatkan antibiotik IV. Dia koma karena terinfeksi virus yang kami belum pernah menemuinya," kata Elizabeth dikutip dari The Sun.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Tillet mengaku mendapatkan kombinasi obat malaria chloroquine dan obat HIV ketika menjalani perawatan medis. Kedua obat itu mengandung kaletra, lopinavir dan ritonavir.

"Obat itu bekerja untuk saya, tetapi mungkin itu tidak bekerja pada semua orang," kata Tillet.

Akhir pekan lalu, Food and Drug Administration mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk hydroxychloroquine dan chloroquine pada pasien corona Covid-19.

Tetapi, FDA belum menyetujui obat itu sebagai pengobatan virus corona Covid-19, karena peneliti belum mengetahui efeknya. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga mengatakan pengguaan obat tanpa resep dan pengawasan bisa menyebabkan masalah kesehatan serius.

Amnesia dan hilang ingatan akibat gegar otak karena kecelakaan. (Shutterstock)
Amnesia dan hilang ingatan akibat gegar otak karena kecelakaan. (Shutterstock)

"Tidak ada reaksi apapun ketika Tillet menerima kloroquine. Bahkan dia bisa beralih ke obat Ebola remdesivir," kata Elizabeth.

Menurut Elizabeth, Tillet berhasil melawan virus corona Covid-19 karena sistem kekebalan tubuhnya sendiri. Tapi, Tillet memang tidak ingat istri dan anaknya ketika terbangun dari koma.

"Rasanya seperti kita diatur kembali ke masa lalu ketika saya masih berusia 18 tahun. Jadi, saya memikirkan waktu 19 tahun lalu," ujarnya.

Tapi, Tillet sudah kembali seperti dirinya semula setelah 4 hari. Akibat kejadian itu, Tillet meminta semua orang untuk tetap di rumah dan waspada terhadap penularan virus corona Covid-19.

Terkait

Terkini