Jum'at, 15 November 2019

Siapa Sangka, Punya Banyak Teman Justru Bikin Kesuburan Wanita Menurun

Mempunyai banyak teman ternyata membuat kesuburan wanita menurun, begini penjelasannya!

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah
Ilustrasi bergaul. (Pixabay/StockSnap)
Ilustrasi bergaul. (Pixabay/StockSnap)

Himedik.com - Seorang antropolog asal Inggris sekaligus psikolog terkenal, Profesor Robin Dunbar, mengungkapkan ada perbedaan dalam cara perempuan dan laki-laki berteman. Punya banyak sahabat bahkan disebut bisa memengaruhi kesuburan perempuan.

"Perempuan jelas memiliki hubungan pertemanan yang jauh lebih intens," katanya.

"Mereka sangat intens, hampir sama dengan hubungan romantis, dalam artian jika hubungan ini rusak mereka akan sangat hancur," sambungnya, dilansir dari Telegraph.co.uk.

Perempuan juga akan tetap menjaga pertemanannya melalui telepon atau media sosial. Itu tidak seperti laki-laki yang lebih baik bertemu satu sama lain.

Namun sayangnya, Profesor Dunbar juga mengungkapkan, memiliki terlalu banyak teman bisa membuat perempuan lebih stres dan ini berdampak pada kesuburan mereka.

"Stres yang Anda alami memengaruhi kestabilan sistem endokrin menstruasi dan sangat cepat menyebabkan infertilitas," ujar dia.

Ilustrasi persahabatan. [Shutterstock]
Ilustrasi persahabatan perempuan. [Shutterstock]

Sistem endokrin merupakan jaringan kelenjar yang menghasilkan hormon, sinyal kimia yang dikeluarkan melalui darah.

"Infertilitas perempuan sangat didorong oleh tekanan sosial," lanjutnya lagi.

Itulah mengapa antropolog asal Inggris ini menyarankan orang-orang untuk memilih sebanyak-banyaknya lima teman dekat.

Siapa Sangka, Punya Banyak Teman Justru Bikin Kesuburan Wanita Menurun - 2
Ilustrasi persahabatan. (Shutterstock)

"Inti dari lima sahabat sangat penting dalam melindungi Anda dari tekanan orang lain. (Oleh karena itu) ada saran bahwa teman dekat, yang meminjamkan pundaknya untuk menangis, dapat meningkatkan kesuburan Anda."

Profesor Dunbar melanjutkan, jika seseorang tidak memiliki lingkaran pertemanan seperti ini kemungkinan besar orang tersebut cenderung mengalami siklus menstruasi dan sistem endokrin yang terganggu.

Terkait

Terkini