Selasa, 23 Juli 2019

13 Kali Keguguran, Wanita Ini Akhirnya Memiliki Anak Setelah 10 Tahun

Laura Worsley memiliki Sindrom Antiphospholipid yang dikenal sebagai sindrom darah kental.

Vika Widiastuti
Ilustrasi bayi baru lahir. (Unsplash/Kelly Sikkema)
Ilustrasi bayi baru lahir. (Unsplash/Kelly Sikkema)

Himedik.com - Perjuangan seorang wanita bernama Laura Worsley (35) patut diacungi jempol. Setelah 13 kali keguguran dan 10 tahun menanti buah hati, akhirnya ia pun melahirkan anak yang sehat.

Lebih lanjut ia menuturkan kerap keguguran setelah mengandung bayi selama beberapa minggu.

Profesor Siobhan Quenby dan Unit Penelitian Biomedis di University Hospital Coventry dan Warwickshire (UHCW), menemukan bahwa Laura Worsley memiliki Sindrom Antiphospholipid yang dikenal sebagai sindrom darah kental, yang dapat menyebabkan keguguran berulang.

Prof Quenby pun menyarankan Laura Worsley menggunakan steroid untuk memperkuat rahimnya. Ia juga diberi obat-obatan untuk menghentikan pembekuan darahnya hingga pada September 2018 menjalani persalinan setelah kehamilan 30 minggu.

Ahli bedah melakukan operasi sesar darurat dan bayi yang diberi nama Ivy itu lahir prematur dengan berat hanya 1 pon, 7 ons atau sekitar 1.2 kilogram. Ivy kemudian ditempatkan di inkubator neonatal dalam perawatan intensif sampai dia cukup kuat untuk dibawa pulang.

Ilustrasi bayi dalam inkubator - (Unsplash/Hush Naidoo)
Ilustrasi bayi dalam inkubator - (Unsplash/Hush Naidoo)

 

"Bahkan sekarang, sembilan bulan kemudian, saya tidak percaya dia benar-benar milik saya. Saya tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih pada Prof Quenby dan tim, karena telah membantu mewujudkan mimpi saya," kata Laura Worsley bahagia dilansir Suara.com dari Foxnews.

Melalui kisahnya, Laura Worsley ingin menyemangati pasangan lainnya yang sedang berharap memiliki buah hati. Ia juga menyarankan agar pasangan saling mendukung dan menyemangati hingga diberi buah hati.

"Saya tidak tahu bagaimana saya mengatasinya, jujur saja Dave, suami saya tetap mendukung saya dan ketika kami kehilangan anak, karena keguguran ia tidak meninggalkan saya," ungkap Laura Worsley. (Suara.com/Firsta Nodia)

Terkait

Terkini