Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Selasa, 02 Juni 2020

Syahnaz Sadiqah Hamil Anak Kembar Tapi Masih Pakai High Heels, Amankah?

Syahnaz tetap pakai high heels meski hamil anak kembar, padahal risikonya cukup berbahaya.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Raffi Ahmad larang Syahnaz Sadiqah berpergian naik pesawat ke luar negeri saat hamil (Suara.com/Wahyu Tri)
Raffi Ahmad larang Syahnaz Sadiqah berpergian naik pesawat ke luar negeri saat hamil (Suara.com/Wahyu Tri)

Himedik.com - Penampilan Syahnaz Sadiqah di acara ulang tahun Insert saat usia kehamilannya yang ke 4 bulan sempat menjadi sorotan. Pasalnya, Syahnaz yang sedang hamil anak kembar terlihat seperti masih mengenakan high heels.

Hal itu karena Syahnaz Sadiqah yang sedang hamil anak kembar terlihat seperti masih mengenakan high heels saat menghadiri acara tersebut. Meski didampingi oleh suaminya, warganet tetap khawatir dengan kondisi kehamilannya.

"Jangan pakai sepatu hak tinggi @syahnazs kalau lagi hamil hehe," tulis @adhiemaulana976.

Sampai sekarang, persoalan memakai sepatu hak tinggi saat hamil seperti Syahnaz masih sering menjadi perdebatan. Apakah memakai high heels saat hamil benar-benar berisiko?

Melansir dari Mom Junction, banyak wanita hamil sekarang yang masih nekat pakai high heels. Tetapi, banyak dokter menyarankan untuk tidak melakukannya dengan alasan apapun.

Sebab, ada 6 risiko jika wanita hamil tetap memaksakan diri memakai high heels.

Syahnaz Sadiqah tetap pakai high heels meski hamil anak kembar (Instagram/@syahnazs)
Syahnaz Sadiqah tetap pakai high heels meski hamil anak kembar (Instagram/@syahnazs)

1. Kram otot

Ketika ibu hamil memakai sepatu hak atau high heels dalam waktu yang lama, ini bisa membuat otot-otot betisnya kram. Kondisi ini bisa memperburuk kehamilan Anda.

2. Nyeri punggung

High heels juga membuat Anda mendapat banyak beban berat di bagian depan selama kehamilan dan bisa menyebabkan rasa sakit.

Selain itu, high heel juga memberikan tekanan berlebih pada sendi panggul dan punggung karena penopang tidak tepat. Hal ini bisa menyebabkan nyeri di sekitar persendian dan ligamen punggung bawah serta panggul.

3. Tidak seimbang

High heels juga membuat kekuatan di pergelangan kaki cenderung berkurang karena kelebihan berat badan dan perubahan hormon dalam tubuh.

Kondisi itulah yang membuat ibu hamil disarankan tidak mengenakan high heels karena keseimbangannya yang berkurang. High heels bisa saja menyebabkan cedera pada ibu hamil dan janin dalam kandungannya.

Ilustrasi high heels (Foto: shutterstock)
Ilustrasi high heels (Foto: shutterstock)

4. Otot mengendur

Ligamen di pergelangan kaki dan betis juga mengendur selama kehamilan, hal ini yang menyebabkan peregangan di otot-otot kaki. Karena itu, high heels selama kehamilan bisa menyakitkan untuk ibu hamil.

5. Kaki bengkak

Penggunaan high heels saat hamil juga bisa menyebabkan pembengkakan pada tungkai, pergelangan kaki dan betis. Hal itu karena lebih banyak cairan yang terkumpul di bawah tubuh sehingga membuat kaki bengkak.

6. Keguguran

Wanita hamil yang mengenakan sepatu hak tinggi atau high heels selalu berisiko lebih tinggi mengalami keguguran. Kehamilan terancam karena risiko jatuh atau terpuntir.

Terkait

Terkini