Sabtu, 24 Agustus 2019

Wanita Harus Batasi Konsumsi Daging Merah, Ini Picu Kanker Payudara!

Penelitian baru menemukan daging merah bisa meningkatkan risiko kanker payudara daripada unggas.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Ilustrasi daging (Pixabay/stevepb)
Ilustrasi daging (Pixabay/stevepb)

Himedik.com - Selama ini daging merah dianggap penyebab tekanan darah tinggi. Sebuah studi baru-baru ini menemukan daging merah juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita dibandingkan mereka yang mengonsumsi unggas.

Penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Cancer telah melakukan riset terhadap 42 ribu wanita selama 8 tahun. Mereka menyasar wanita yang sering mengonsumsi daging merah dan unggas.

Hasilnya, wanita yang paling sering makan daging merah selama 8 tahun berisiko 23 persen lebih tinggi terkena kanker payudara daripada wanita yang membatasi konsumsi makanan tersebut.

Sebaliknya, wanita yang paling banyak konsumsi unggas memiliki risiko 15 persen lebih rendah terkena kanker payudara ketimbang mereka yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.

"Studi kami memang membuktikan bahwa mengganti unggas dengan daging merah bukan pilihan terbaik untuk kanker payudara," demikian catatan peneliti, seperti dikutip dari Fox News.

Perempuan kampanye melawan kanker payudara. [shutterstock]
Perempuan kampanye melawan kanker payudara. [shutterstock]

Risiko kanker payudara akan menurun apabila wanita lebih banyak mengonsumsi unggas daripada daging merah. Hal ini ada hubungannya dengan daging merah yang mengandung karsinogen.

"Daging merah telah diidentifikasi sebagai karsinogen. Penelitian kami membuktikan lebih lanjut bahwa konsumsi daging merah berkaitan dengan peningkatan risiko kanker payudara. Sedangkan unggas dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara," ungkap Dale Sandler dari Institut Nasional Kesehatan Lingkungan.

Walau demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menetapkan daging merah sebagai pemicu kanker payudara. Di sisi lain, penelitian tentang unggas dapat menurunkan risiko kanker payudara juga masih lemah.

Pink ribbon, simbol kesadaran kanker payudara - (Pixabay/marijana1)
Pink ribbon, simbol kesadaran kanker payudara - (Pixabay/marijana1)

Namun, daging merah telah dikaitkan dengan penyakit kesehatan seperti diabetes dan penyakit jantung. Efek buruknya tetap ada meski daging merah sangat bergizi, mengandung banyak mineral dan vitamin.

"Intinya, daging merah dapat menjadi sumber protein kualitas terbaik dan mikronutrien utama, seperti zat besi dan seng terutama bagi wanita subur," imbuh Emma Derbyshire, ahli gizi.

Terkait

Terkini