Selasa, 17 September 2019

Posisi Bayi Sandra Dewi Sempat Sungsang, Begini Cara Mengatasinya

Cara mengatasi posisi bayi yang sungsang jelang persalinan seperti yang sempat dialami oleh Sandra Dewi.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Sandra Dewi melahirkan anak kedua (Suara.com/Firsta Nodia)
Sandra Dewi melahirkan anak kedua (Suara.com/Firsta Nodia)

Himedik.com - Sandra Dewi telah melahirkan anak keduanya yang berjenis kelamin laki-laki sejak Senin (2/9/2019) lalu. Saat mengumumkan kelahiran anak keduanya, Sandra Dewi juga menceritakan kondisi bayinya yang sempat sungsang sebelum persalinan.

"Sampai minggu ke 37 weeks Mika posisi kepalanya blum balik kebawah (sungsang), kemudian saya & suami novena Tiga Salam Maria. Kl Mika memang mau lahir caesar/normal terserah Mika & Tuhan, krn buat saya lahir caesar/normal terserah dari anaknya & krn normal & caesar sama sama penuh perjuangan," tulis Sandra Dewi di Instagram.

Sandra Dewi pun sempat pasrah dan hanya berdoa jika harus menjalani operasi caesar. Tetapi, posisi bayinya mendadak berubah ketika memasuki usia kandungan 38 minggu.

Akhirnya Sandra Dewi melahirkan anak keduanya secara normal pada Senin (2/9/2019) lalu. Sandra Dewi melahirkan anak laki-laki bernama Mikhael Moeis.

Selain Sandra Dewi, hampir semua wanita pasti mengalami kegundahan ketika posisi janin sungsang menjelang persalinan. Sebagian besar pasti sudah mempersiapkan untuk menjalani persalinan caesar.

Sebenarnya, posisi bayi sungsang sangat umum terjadi sebelum kehamilan berusia 35-36 minggu. Di sisi lain, Anda juga masih memiliki harapan untuk mengubah posisinya dan melahirkan secara normal.

Melansir dari Baby Centre, ada beberapa teknik alami yang bisa membantu Anda mengubah posisi bayi sungsang. Bahkan Anda bisa melakukannya tanpa bantuan medis.

Sandra Dewi melahirkan anak kedua (Instagram/sandradewi88)
Sandra Dewi melahirkan anak kedua (Instagram/sandradewi88)

 

1. Berlutut dengan kedua tangan

Taruh kedua lutut dan telepak tangan Anda ke lantai. Lalu dorong panggul ke atas agar posisi rahim lebih tinggi daripada kepala. Goyangkan badan ke depan dan ke belakang perlahan selama 15-20 menit setiap hari.

Tujuan posisi ini untuk mengarahkan posisi kepala bayi berada di bawah dan siap lahir.

2. Telentang dengan pinggul terangkat

Berbaringlah dalam posisi telentang di sebuah karpet atau matras. Lalu letakkan bantalan kecil di bawah pinggul agar lebih tinggi dari kepala dan tekuk lutut.

Pertahankan posisi ini selama 10-15 menit sambil bernapas dalam. Lakukan sebanyak 2 kali sehari dan lebih baik terapkan setiap hari.

Ada pula cara mengatasi posisi bayi sungsang secara medis seperti yang dilansir dari Hellosehat.

1. Chiropractic

Perawatan chiropractic ini membantu panggul lebih rileks guna memengaruhi kondisi rahim, otot, dan ligamen di sekitarnya. Kondisi ini akan memicu pergerakan bayi yang sungsang untuk mengubah posisinya secara alami. Biasanya tindakan ini dilakukan jika kehamilan sudah 8 bulan.

2. External Cephalic Version (ECV)

Prosedur ECV dilakukan dengan cara mengubah bayi ke posisi yang benar secara manual alias menggunakan tangan, yang diletakkan pada perut Anda. Biasanya tindakan medis ini dianjurkan karena beberapa kondisi tertentu, seperti usia kehamilan 36-38 minggu.

Terkait

Terkini