Sabtu, 07 Desember 2019

Kondisi Langka, Air Mata Wanita Ini Berbentuk Kristal Bak Putri Duyung

Mulanya, Satenik mengira ada debu atau benda asing di matanya.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Ilustrasi wanita menangis - (Shutterstock)
Ilustrasi wanita menangis - (Shutterstock)

Himedik.com - Kelainan langka dialami oleh seorang wanita asal Spandaryan di Armenia. Wanita bernama Satenik Kazaryan (22) tersebut mengaku air matanya selalu berbentuk kristal saat dirinya menangis.

Mulanya, Satenik mengira ada debu atau benda asing di matanya. Matanya terasa sakit, perih dan ada benda bergerigi ketika mengeluarkan air mata.

"Saya datang ke dokter karena merasa ada debu di mata yang menyakitkan dan tak kunjung hilang. Kemudian dokter mengeluarkan beberapa butiran kristal dari mata saya," katanya dikutip dari Mirror.

Setelah pengobatan awal, Satenik merasa kondisi matanya jauh lebih baik. Tetapi tak lama, air matanya jadi lebih sering keluar dan berbentuk kristal. Satenik merasa lebih kesakitan karena kristal-kristal air matanya.

Akhirnya, Satenik memutuskan kembali memeriksakan kondisi ke dokter. Tetapi, dokter justru terkejut melihat kondisinya.

Ilustrasi wanita sedih dan air mata mengeluarkan kristal. (Ilustrasi Shutterstock).
Ilustrasi wanita sedih dan air mata mengeluarkan kristal. (Ilustrasi Shutterstock).

"Semua dokter terkejut melihat kondisiku karena belum pernah menemuinya. Bahkan, mereka tidak mengerti aku mengalami kelainan apa," ujarnya.

Dokter sempat mengira Satenik hanya mengada-ngada kondisi. Bahkan semua orang di sekitarnya hampir tak percaya bahwa air matanya berubah mengkristal.

Tatyana Shilova, dokter spesialis mata asal Rusia pun mengakui kondisi yang dialami Satenik sangat unik. Hal itu karena ia belum pernah menemui seseorang di dunia nyata yang air matanya berbentuk kristal.

Ilustrasi seorang perempuan sedang menangis. (Shutterstock)
Ilustrasi seorang perempuan sedang menangis. (Shutterstock)

"Patologi seperti itu tidak pernah terjadi, sehingga dokter mungkin mengalami kesulitan mengidentifikasi penyebabnya," ujarnya.

Perlu dipahami, dalam air mata terdapat unsur protein, lemak, mikro dan memiliki komposisi ionik tertentu. Jika konsentrasi garam meningkat, kondisi ini bisa menyebabkan kristalisasi.

Selain itu, protein di dalam air mata juga bisa meningkatkan kepadatannya. Tatyana juga menduga bahwa air mata berbentuk kristal ini bisa merupakan tanda masalah lain.

Terkait

Terkini