Rabu, 13 November 2019

16 Tahun Dokter Salah Diagnosis, Wanita ini Terkejut Tahu Penyakitnya!

Wanita ini derita endometriosis setelah dokter salah mendiagnosis penyakitnya sebagai radang usus.

Galih Priatmojo | Shevinna Putti Anggraeni
ilustrasi wanita menderita endometriosis - (Unsplash/Pablo Heimplatz)
ilustrasi wanita menderita endometriosis - (Unsplash/Pablo Heimplatz)

Himedik.com - Setelah 16 tahun didiagnosis radang usus, seorang wanita bernama Claudia Wright ini baru mengetahui penyakitnya adalah endometriosis. Ternyata selama 16 tahun itu dokter telah salah diagnosis penyakit wanita asal Australia ini.

Pada usia 11 tahun, dokter sempat mendiagnosis Claudia menderita penyakit radang usus. Saat itu, Claudia merasa kesakitan di perut bagian bawah, kelelahan, pendarahan saat buang air besar, dan migrain.

Ia pun menjalani pengobatan dan perawatan penyakit radang usus selama 15 tahun. Lalu, dokter tiba-tiba meluruskan bahwa ternyata Claudia menderita endometriosis.

Endometriosis adalah suatu kondisi di mana sel-sel yang ada di lapisan rahim ditemukan di bagian tubuh lain, seperti ovarium atau saluran tuba.

Setelah 16 tahun jalani pengobatan radang usus, pastinya Claudia terkejut ketika pertama kali diberi tahu bahwa dokter salah diagnosis. Saat itu pula Claudia berusaha mencari tahu tentang endometriosis.

Ternyata Claudia sudah mengalami sejumlah gejala-gejala endometriosis cukup lama. Setelah mengetahui bahaya penyakitnya, Claudia pun memutuskan berhenti bekerja dari profesinya sebagai marketing.

ilustrasi perempuan sakit (shutterstock)
ilustrasi perempuan sakit (shutterstock)

Akibat penyakitnya ini pula, perut Claudia membesar dan sering disangka hamil. Padahal Claudia tidak sedang mengandung anaknya. Bahkan, dokter mendiagnosis bahwa Claudia tidak akan bisa hamil.

"Kondisi ini merupakan pukulan telak bagiku, apalagi setiap kali orang mengira saya sedang hamil dan kapan tanggal lahirannya. Di sisi lain, dokter justru mengatakan bahwa saya tidak bisa hamil," kata Claudia dikutip dari metro.co.uk.

Akhirnya, Claudia selalu mengenakan pakaian longgar dan tebal untuk menutupi perut yang buncit seperti ibu hamil. Hal itu dilakukan Claudia untuk menghindari pertanyaan dari orang-orang yang mengira dirinya hamil.

Ilustrasi sakit maag, sakit perut, gangguan pencernaan. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)

Di sisi lain, bukan hal mudah bagi Claudia ketika mengetahui penyakit dan didiagnosis tidak bisa memiliki anak. Apalagi kondisi penyakit endometriosisnya sudah cukup serius.

Baru-baru ini, Claudia yang berusia 28 tahun bahkan harus dibantu dengan tongkat ketika berdiri dan berjalan. Menurutnya, kelelahan telah membuatnya kesulitan berdiri dan hanya bisa berbaring di tempat tidur.

Terkait

Terkini