Kamis, 21 November 2019

Istri Denny Cagur Bari Saja Kuret, Harus Hindari 4 Aktivitas Berat ini!

Istri Denny Cagur baru saja menjalani proses kuret setelah program bayi tabungnya dinyatakan gagal.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Denny Cagur bersama sang istri. (Instagram/@shantydenny)
Denny Cagur bersama sang istri. (Instagram/@shantydenny)

Himedik.com - Beberapa hari lalu istri Denny Cagur, Shanty baru saja melakukan kuret setelah program bayi tabungnya gagal. Memasuki usia kehamilan 7 minggu, dokter justru menyatakan embrionya tidak berkembang.

Mengetahui hal tersebut, Shanty sempat merasa down dan tak berhenti menangis karena harapannya memiliki seorang anak kembali gagal.

"Jadi di tanggal 4 terakhir aku kontrol, dokter bilang kalau embrionya tidak berkembang, itu berarti di usia kehamilan aku 7 minggu. Dan dokter menyarankan untuk kuret, tapi dokter silahkan kalau mau menunggu, tapi perkiraan dokter embrionya memang tidak berkembang," ungkap Shanty di YouTube channel Shanty Denny (15/10).

Shanty menjelaskan faktor yang menyebabkan bayinya tidak berkembang. Diduga embrio Shanty mengalami kelainan kromosom sehingga tidak berkembang dengan baik. Karena itu pula, dokter menyarankan Shanty melakukan kuret.

"Dan malamnya juga aku kuret. Jadi tanggal 11 malam kuret dan alhamdulillah sekarang sudah pulih," kata Shanty.

Dalam prosedur medis, kuretase digunakan untuk mengangkap jaringan dengan cara dikikis atau disendok. Tindakan kuret biasanya dilakukan jika ibu hamil mengalami keguguran untuk membersihkan rahim dari sisa jaringan lain.

Denny Cagur dan istrinya, Santi Widihastuti di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Minggu (7/4/2019). [Ismail/Suara.com]
Denny Cagur dan istrinya, Santi Widihastuti di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Minggu (7/4/2019). [Ismail/Suara.com]

 

Prosedur medis ini dilakukan dengan cara membuka leher rahim lalu membersihkan rahim dengan alat. Pada beberapa kondisi, tindakan medis ini bisa membuat ketidaknyamanan.

Melansir dari hellosehat, adapula sejumlah aktivitas dan kebiasaan yang tidak boleh dilakukan wanita setelah kuret.

1. Jangan melakukan hubungan seksual

Wanita yang baru saja kuret dilarang melakukan hubungan seksual selama beberapa minggu sampai dokter mengizinkan. Biasanya dokter akan mengizinkan hubungan seksual setelah 2 minggu sejak dikuret atau sampai pendarahan berhenti.

Sebab hubungan seksual yang terlalu cepat setelah kuret bisa menyebabkan bakteri masuk ke dalam rahim dan menyebabkan infeksi.

2. Dilarang memasukkan apapun ke vagina

Setelah kuret, Anda juga dilarang memasukkan apapun ke dalam vagina, termasuk tidak boleh membersihkan dengan sabun khusus kemaluan. Hal tersebut bisa menyebabkan infeksi pada vagina.

3. Dilarang mandi

Anda juga tidak boleh mandi selama kurang lebih 3 hari atau lebih setelah proses kuret.

4. Dilarang angkat beban

Setelah proses kuret, Anda juga tidak boleh mengangkat beban atau barang berat selama beberapa hari.

Terkait

Terkini