Selasa, 12 November 2019

Jangan Takut Lagi, Kucing Tidak akan Tularkan Tokso pada Ibu Hamil

Ibu hamil harus memiliki beberapa alasan untuk terinfeksi dari kucing peliharaan.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Kucing. (Pixabay/Alexas_Fotos)
Kucing. (Pixabay/Alexas_Fotos)

Himedik.com - Masih cukup banyak kesalahpahaman yang masih berkembang di masyarakat seputar kehamilan. Salah satunya tentang toksoplasmosis atau tokso pada ibu hamil yang ditularkan oleh kucing

Walau beberapa  hal tersebut ditujukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, namun jika tidak diluruskan, informasi ini akan semakin salah kaprah dan membuat ibu hamil takut melakukan sesuatu.

Menurut Womhealth, toksoplasmosis atau tokso adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii.

Parasit ini dapat ditemukan pada daging mentah atau kurang matang, telur mentah, kotoran kucing dan kotoran tanah yang terkontaminasi oleh kotoran kucing yang terinfeksi.

Seorang wanita yang terinfeksi toksoplasmosis selama kehamilan dapat menularkan infeksi kepada bayinya. Hal itu dapat menyebabkan keguguran, lahir mati atau cacat lahir.

Namun, ibu hamil tetap harus memiliki beberapa alasan untuk terinfeksi dari kucing peliharaan.

Ilustrasi ibu hamil membersihkan rumah. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil membersihkan kandang kucing (Shutterstock)

Pertama, agar infeksi ini dapat dikatakan berbahaya selama kehamilan, wanita tersebut mestinya baru terinfeksi parasit untuk yang pertama kalinya dalam hidup. Banyak wanita sudah memiliki kekebalan terhadap parasit karena pernah terinfeksi sebelumnya.

Demikian pula sebaliknya, kucing dapat mengembangkan sistem kekebalan sendiri. Kucing yang terinfeksi tokso umumnya mereka yang baru pertama kali terinfeksi, biasanya selama sekitar usia dua minggu.

Selain itu, parasit harus dicerna. Dengan begitu, ada kemungkinan seorang wanita hamil terinfeksi tokso akibat makan daging mentah atau setengah matang daripada sumber yang berhubungan dengan kucing.

Ilustrasi ibu hamil yang memelihara kucing. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil yang memelihara kucing. (Shutterstock)

Jika seorang wanita hamil telah melakukan berbagai bentuk pencegahan dasar, tidak perlu lagi takut terhadap kucing peliharaan.

Wanita hamil juga masih bisa membersihkan kotoran kucing. Namun, kegiatan itu harus dilakukan menggunakan sarung tangan, kemudian cuci tangan hingga bersih setelahnya.

Cara lain untuk mengurangi risiko tokso adalah dengan menghindari makan daging mentah atau kurang matang, memakai sarung tangan saat berkebun dan mencuci tangan secara menyeluruh setelah memegang daging mentah, sampah kucing maupun tanah.

Terkait

Terkini