Minggu, 19 Januari 2020

Ketahui Fakta Rhinoplasty, Operasi Hidung yang Dilakukan Puteri Novitasari

Fakta-fakta rhinoplasty atau operasi hidung yang dilakukan oleh pramugari Puteri Novitasari Ramli, wanita yang diduga selingkuhan Dirut Garuda Indonesia.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi operasi hidung - (Shutterstock)
Ilustrasi operasi hidung - (Shutterstock)

Himedik.com - Belakangan ramai kasus dugaan perselingkuhan antara Direktur Utama Garuda Indonesia dan pramugari. Operasi hidung atau rhinoplasty yang dilakukan oleh pramugari Puteri Novitasari Ramli juga menjadi sorotan.

Puteri Novitasari, pramugari yang diduga menjadi selingkuhan mantan Direktur Utama Garuda Indonesia pernah menjalani operasi hidung dan rhinoplasty.

Proses operasi dan perubahan bentuk hidung Puteri pun diunggah kembali oleh akun Twitter @digeeembok yang juga membongkar kasus dugaan perselingkuhannya.

"After rhinoplasty/nose surgery. Daripada ditanya mulu sama netizen idung sama telinganya kenapa. Telinga aku diambil tulang rawannya buat di implan ke hidung," tulis Puteri di unggahannya yang disebarluaskan oleh akun Twitter tersebut.

Rhinoplasty sendiri merupakan prosedur operasi hidung yang sudah umum. Banyak orang melakukannya untuk meningkatkan penampilannya.

Namun, prosedur operasi hidung seperti Puteri Novitasari tidak bisa dilakukan sembarangan. Melansir dari Hello Sehat, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan sebelum melakukan rhinoplasty.

Puteri Novita lakukan operasi plastik hidung (Twitter/@digeeembok)
Puteri Novita lakukan operasi plastik hidung (Twitter/@digeeembok)

1. Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik perlu dilakukan sebelum prosedur operasi hidung. Proses ini meliputi pemeriksaan kulit, kekuatan tulang rawan, bentuk hidung, tes darah dan tes laboratorium.

Prosedur ini guna membantu dokter untuk merancang operasi hidung, termasuk memperhitungkan ukuran hidung yang cocok dengan bentuk wajah.

2. Riwayat kesehatan

Riwayat kesehatan pasien sangat perlu diketahui sebelum operasi hidung. Karena pasien yang memiliki gangguan perdarahan tidak akan disarankan melakukan operasi tersebut.

Selain itu, biasanya orang yang melakukan operasi hidung akan mengalami mimisan selama 15 menit setelah perban hidungnya dilepas.

Anda juga mungkin diminta istirahat selama 2 minggu setelah operasi hidung. Hal ini guna menghindari flu yang bisa mengakibatkan infeksi pada hidung.

Umumnya, hidung akan mengalami perdarahan selama sepekan. Sehingga Anda membutuhkan pelindung hidung selama beberapa minggu awal.

Hindari mandi air hangat atau menundukkan kepala pada beberapa minggu pertama setelah operasi hidung.

Terkait

Terkini