cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Rabu, 12 Agustus 2020

Obat Pencegah Kanker Payudara Ini Manfaatnya Lebih Tahan Lama, Apa Itu?

Meski sudah lama tidak mengonsumsi, obat ini disebut masih bisa bekerja melindungi tubuh dari kanker payudara.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi kesadaran akan kanker payudara - (Shutterstock)
Ilustrasi kesadaran akan kanker payudara - (Shutterstock)

Himedik.com - Ada sebuah obat yang dapat mengurangi risiko kanker payudara pada perempuan dan mempunyai manfaat spesial, yaitu akan tetap melindungi meski sudah tidak lagi mengonsumsinya. 

Obat tersebut adalah anastrozole (Arimidex) yang bisa menghambat produksi hormon estrogen. Hormon ini dinilai sebagai pemicu pertumbuhan kanker payudara.

Namun, berdasarkan penelitian dari Queen Mary University of London, cuma ada sepersepuluh perempuan yang memenuhi syarat untuk dapat mengonsumsinya.

Melansir BBC, anastrozole bisa diberikan hanya setelah menopause. Sebab, obat ini tidak dapat menekan estrogen pada perempuan yang lebih muda.

Penelitian sebelumnya menunjukkan anastrozole mengurangi risiko kanker payudara selama lima tahun setelah obat dikonsumsi.

Ilustrasi pengobatan kanker. (Shutterstock)
Ilustrasi pengobatan kanker. (Shutterstock)

Namun dalam percobaan pada 3.864 perempuan yang mengonsumsinya, ditemukan cuma sekitar 49 persen berisiko tinggi mengalami kanker payudara, bahkan dalam tujuh tahun setelah berhenti.

Artinya, manfaat obat ini makin bertahan dalam waktu yang lama.

Penemuan ini sudah diterbitkan dalam jurnal Lancet dan dipresentasikan pada Simposium Kanker Payudara San Antonio di Texas.

"Kanker payudara merupakan kanker paling umum pada perempuan dan terus meningkat dengan sangat cepat," kata Prof Jack Cuzick, Direktur Institut Kedokteran Pencegahan Wolfson di Queen Mary University of London.

Ia menambahkan, "Kami kini memiliki agen yang terlihat sangat efektif, dengan efek samping minimal."

Terkait

Terkini