cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 27 September 2020

Implan Payudara Bocor 5 Tahun, Presenter Ini Harus Jalani Operasi 4 Jam!

Wanita ini tidak sadar bahwa implan payudaranya telah pecah sejak 5 tahun yang lalu.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Lera Kudryavtseva (Instagram/Lera Kudryavtseva)
Lera Kudryavtseva (Instagram/Lera Kudryavtseva)

Himedik.com - Foto hasil pengangkatan silikon yang diunggah oleh presenter TV asal Rusia, Lera Kudryavtseva, telah menyita banyak perhatian warganet di Instagram, Minggu (29/12/2019). 

Lera mengatakan silikon tersebut adalah implan payudaranya yang dipasang 15 tahun lalu. Karena implan kirinya bocor, silikon tersebut harus segera diangkat.

"Aku tidak merasa sakit tidak ada peradangan. Aku tidak merasakan apa-apa kecuali salah satu bentuk payudaraku telah berubah. Pemindaian menunjukkan beberapa cairan terkumpul di sana (jaringan payudara) tetapi tidak memperlihatkan implan telah robek," tulisnya di keterangan unggahan.

Ia menambahkan, implan terisi gel yang membutuhkan waktu lama untuk bocor dan memenuhi semua jaringan. Operasi pengangkatan, katanya, memakan waktu empat jam.

Implan payudara yang pecah, seperti yang dialami Lera, memang dapat menyebabkan rasa sakit atau perubahan bentuk. Meski begitu, kondisi ini tidak dianggap dapat menyebabkan kanker payudara, masalah reproduksi atau rheumatoid arthritis, menurut Mayo Clinic.

Lera Kudryavtseva (Instagram/Lera Kudryavtseva)
Lera Kudryavtseva (Instagram/Lera Kudryavtseva)

Ketika silikon pecah, ini bisa luput dari perhatian karena bahannya yang akan tetap terperangkat di jaringan sekitarnya.

Namun, jaringan menjadi iritasi dan bengkak. Mungkin juga akan membentuk jaringan parut.

Hal ini tentu dapat menyebabkan masalah, seperti nyeri, pegal, bengkak, perubahan ukuran atau bentuk, benjolan, dan mengeras.

Unggahan Lera Kudryavtseva (Instagram/Lera Kudryavtseva)
Unggahan Lera Kudryavtseva (Instagram/Lera Kudryavtseva)

Implan tidak dirancang untuk bertahan seumur hidup, kata Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Semakin lama seorang wanita memiliki implan di dalam tubuhnya, semakin tinggi risiko komplikasi yang terjadi.

Dalam pemindaian MRI milik Lera, ternyata implan kirinya telah robek sejak lima tahun yang lalu.

Terkait

Terkini