cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 20 September 2020

Wanita Ini Selalu Tidur Setiap Kali Tertawa, Ternyata Ada Kelainan Saraf

Seorang wanita selalu tertawa setiap kali tertidur gara-gara kelainan saraf langka.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi tertawa atau gigi sehat. (Shutterstock)
Ilustrasi tertawa atau gigi sehat. (Shutterstock)

Himedik.com - Jordan Coomer, remaja 15 tahun selalu tertidur setiap kali tertawa karena kondisi langka. Jordan Coomer mengidap kelainan saraf langka yang merupakan komplikasi dari narkolepsi.

Biasanya penyakit ini disebut cataplexy yang ditemukan setelah narkolepsi, gangguan otak yang menyebabkan seseorang tertidur secara acak beberapa kali sehari.

Akibat kondisi ini, Jordan selalu pingsan atau tertidur sekitar setengah menit setiap kali tertawa. Tubuhnya membeku tetapi otaknya masih sadar.

Hasil pemeriksaan dokter menemukan Jordan Coomer selalu tidur siang 20 menit setiap dua jam, yang bisa terjadi selama kelas, makan dan lainnya.

Narkolepsi bisa terjadi karena adanya infeksi virus. Jordan pun ingat pernah mengalami infeksi tenggorokan selama seminggu di Febuari 2016, sebelum akhirnya didiagnosis narkolepsi.

Jordan pun sempat merasa kesulitan menerima kondisinya. Bahkan ia juga tidak tahu bagaimana cara mengatasi kondisinya.

Tidur nyenyak/Shutterstock
Tidur nyenyak/Shutterstock

"Saya memiliki mimpi dan ingin melakukan banyak hal. Tiba-tiba mengetahui kalau saya memiliki penyakit yang memengaruhi sisa hidupku dan sangat sulit. Tapi seiring berjalannya waktu, saya datang untuk menerima dan memeluknya," kata Jordan dikutip dari Daily Mail.

Namun, Jordan mulai merasa kesulitan ketika musim panas 2016. Saat itu Jordan mulai lebih sering tertidur dari biasanya.

"Dia (Jordan) selalu tertidur di kelas, di meja ketika saya berbicara dengannya. Kapan saja dia diam, pasti akan tertidur. Wajahnya menjadi murung dan rahangnya mengendur ketika mengomel," kata Victoria Coomer, ibu Jordan.

Orang dengan narkolepsi biasanya memiliki rasa kantuk yang berlebihan di siang hari. Karena, mereka tidak bisa mengendalikan siklus tidur dan bangunnya.

Narkolepsi adalah kelainan otak jangka panjang langka yang menyebabkan penderitanya tiba-tiba tertidur pada waktu yang tidak tepat.

Penyebab narkolepsi pun tidak jelas. Namun, NHS mengatakan infeksi seperti flu babi, perubahan hormon pada masa pubertas atau stres bisa menyebabkan kondisi ini.

Adapun gejalanya seperti kantuk berlebihan di siang hari, tidur mendadak, kehilangan kendali otot, kelumpuhan tidur dan bermimpi berlebihan.

Terkait

Terkini