cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 20 September 2020

Irish Bella Hamil Lagi setelah Alami Preeklamsia, Ketahui Risikonya!

Irish Bella akhirnya hamil lagi setelah kehilangan dua anak kembarnya karena preeklamsia.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ammar Zoni dan Irish Bella (Suara.com/Yuliani)
Ammar Zoni dan Irish Bella (Suara.com/Yuliani)

Himedik.com - Irish Bella dan Ammar Zoni baru-baru ini menyampaikan kabar bahagianya tentang kehamilan anak keduanya. Padahal Irish Bella baru kehilangan dua anak kembarnya beberapa bulan lalu.

Irish Bella mengumumkan kehamilannya melalui vlog yang diunggah ke channel YouTube-nya. Saat itu Irish Bella memberi tahu Ammar Zoni tentang kehamilannya melalui testpack garis dua.

"Alhamdulillah ya Allah. Kok kamu nggak ngomong-ngomong. Gue akan jadi bapak. Alhamdulillah ya Allah. Gue akan punya anak lagi," ujar Ammae Zoni seraya memeluk dan mencium Irish Bella.

Sebelumnya, Irish Bella kehilangan dua calon buah hatinya karena mengalami mirror syndrome yang menyebabkan preeklamsia.

Preeklamsia merupakan kondisi ketika tekanan darah ibu hamil tinggi dan ada protein di dalam urine. Kondisi ini terjadi karena ada gangguan pada pertumbuhan serta perkembangan plesenta yang mengganggu aliran darah ke bayi maupun ibu.

Ammar Zoni dan Irish Bella Umrah di Akhir Tahun (instagram.com/_irishbella_)
Ammar Zoni dan Irish Bella Umrah di Akhir Tahun (instagram.com/_irishbella_)

Anda mungkin bertanya-tanya dengan kondisi kehamilan setelah mengalami preeklamsia. Dilansir dari Babycenter.com, wanita masih memiliki risiko sama pada kehamilan berikutnya setelah mengalami preeklamsia.

Jika Anda mengalami preeklamsia di akhir kehamilan sebelumnya, maka kemungkinan risiko ini terjadi lagi cukup rendah yakni sekitar 13 persen.

Tetapi, jika Anda mengalami preeklamsia sebelum usia kehamilan 29 minggu, maka Anda memiliki risiko yang lebih besar mengalaminya lagi di kehamilan berikutnya, sekitar 40 persen.

Selain itu, Anda yang pernah mengalami preeklamsia lebih dari satu, maka kondisi ini akan meningkatakn risikonya. Meskipun Anda memiliki risiko mengalami preeklamsia kembali, bukan berarti Anda perlu takut mengalami kehamilan lagi.

Karena, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai kehamilan setelah preeklamsia. Beberapa perawatan medis mungkin bisa membantu kehamilan setelah preeklamsia lebih kuat.

Sebenarnya, orang tidak bisa mengontrol akan mengalami preeklamsia pada kehamilan berikutnya atau tidak. Tetapi, mengontrol faktor-faktor risiko bisa mengendalikannya.

Terkait

Terkini