Kamis, 02 April 2020

Dialami Ibunda Baim Wong, Bagaimana Diabetes Dapat Sebabkan Kematian?

Ibunda Baim Wong meninggal akibat diabetes yang telah diidapnya sejak lama.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Baim Wong dan Paula Verhoeven [Suara.com/Evi Ariska]
Baim Wong dan Paula Verhoeven [Suara.com/Evi Ariska]

Himedik.com - Kartini Martaatmadja, ibunda Baim Wong, meninggal dunia pada Jumat (6/3/2020), pukul 22.05 WIB, di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat. Menurut laporan, mendiang meninggal akibat penyakit diabetes yang sudah lama diidapnya.

Sebelum meninggal, mendiang sempat dirawat selama 12 hari.

"Memang sakitnya sudah lama. Memang meninggalnya di rumah sakit. Bolak-balik sih (rawat jalan) sakitnya juga sudah lama," tutur salah seorang kerabat Baim, Winda, saat ditemui di rumah duka, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).

Berdasarkan American Diabetes Association, diabetes merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, yang memengaruhi 382 juta orang (8,3% dari populasi dunia) pada 2013.

Sebuah proyeksi menunjukkan prevalensi ini cenderung meningkat dalam 20 tahun ke depan, memengaruhi 592 juta orang (10,1%) pada 2035.

Suasana rumah duka ibunda Baim Wong, Kartini Marta Atmadja [Suara.com/Ismail].
Suasana rumah duka ibunda Baim Wong, Kartini Marta Atmadja [Suara.com/Ismail].

Harapan hidup rata-rata seorang individu berusia 50 tahun dengan diabetes adalah 6 tahun lebih pendek daripada mereka yang tidak memiliki diabetes.

Tingkat kematian secara signifikan lebih tinggi untuk semua penyebab, yang diklasifikasikan dalam tiga kelompok, yaitu penyakit kardiovaskular, kanker, dan semua penyebab lainnya.

Sedangkan menurut Dr. Robert Gabbay, kepala petugas medis di Joslin Diabetes Center di Boston, komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit diabetes adalah penyebab kematian yang lebih umum.

"Penyakit jantung menyerang orang-orang dengan diabetes pada tingkat yang jauh lebih tinggi daripada orang-orang tanpa diabetes, dan kami tidak sepenuhnya tahu mengapa," ujar Gabbay, dilansir dari New York Times.

Orang dengan diabetes tipe 2 juga lebih cenderung mengalami peningkatan kolesterol, tekanan darah tinggi dan obesitas. Dan, lagi, semua itu adalah faktor risiko penyakit kardivaskular.

Suasana rumah duka ibunda Baim Wong, Kartini Marta Atmadja [Suara.com/Ismail].
Suasana rumah duka ibunda Baim Wong, Kartini Marta Atmadja [Suara.com/Ismail].

"Kabar baiknya adalah banyak perawatan, seperti untuk menurunkan kolesetrol, bahkan lebih efektif dalam menurunkan risiko pada orang dengan diabetes," sambungnya.

Baik diabetes tipe 1 dan 2 juga dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang lainnya, seperti penyakit ginjal, yang dapat menyebabkan kematian dini.

Masalah seperti kehilangan penglihatan, kerusakan saraf dan infeksi yang dapat menyebabkan amputasi dapat meningkatkan kemungkinan cedera dan kecelakaan, sambung Gabbay lagi.

Terkait

Terkini