Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Rabu, 27 Mei 2020

Endometriosis Lebih Umum Terjadi pada Wanita Langsing dan Tinggi, Kenapa?

Peneliti menduga bahwa endometriosis ada kaitan dengan tingginya kadar hormon seks estrogen.

Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi wanita bertubuh tinggi - (Unsplash/Brooke Cagle)
Ilustrasi wanita bertubuh tinggi - (Unsplash/Brooke Cagle)

Himedik.com - Endometriosis, suatu kondisi yang membuat wanita lebih sulit untuk hamil, ditemukan peneliti lebih umum menyerang wanita langsing dengan tinggi di atas rata-rata.

Dilansir dari Daily Mail, studi ini didasarkan oleh penelitian pada lebih dari 170.000 anak perempuan berusia tujuh hingga 13 tahun yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Human Biology.

Para peneliti menduga bahwa endometriosis terkait dengan tingginya kadar hormon seks estrogen.

Tingginya kadar estrogen memicu pertumbuhan tinggi selama masa pubertas dan juga dikenal dapat mendorong pertumbuhan sel endometrium.

Gadis-gadis yang memiliki indeks massa tubuh lebih tinggi, yang membuat mereka biasanya lebih pendek dan cenderung kelebihan berat badan untuk ukuran mereka, ditemukan lebih kecil kemungkinannya untuk terkena penyakit ini.

Dr. Julie Aarestrup, dari Pusat Penelitian dan Pencegahan Klinis Denmark mengatakan: "Jendela waktu kritis di mana penyakit berkembang sering terlewatkan, dengan wanita sering mengalami keterlambatan diagnostik selama beberapa tahun."

Ilustrasi wanita memakai dress hitam. (Unsplash/Cory)
Ilustrasi wanita tinggi. (Unsplash/Cory)

"Temuan kami menunjukkan bahwa indikator risiko dapat diambil pada usia lebih dini, yang mungkin membantu mempercepat diagnosis sehingga pengobatan dapat dimulai untuk memperlambat pertumbuhan jaringan endometrium," jelasnya.

Endometriosis terjadi ketika jaringan yang mirip dengan lapisan rahim mulai tumbuh di lokasi lain seperti di dalam ovarium.

Berbeda dengan lapisan rahim yang luruh tiap bulan saat menstruasi, lapisan ini terbentuk di tempat lain yang tidak dapat meninggalkan tubuh dan menyebabkan rasa sakit.

Bukti menunjukkan itu juga dapat meningkatkan risiko wanita mengembangkan penyakit kronis lainnya termasuk penyakit jantung dan kanker kandungan.

Meskipun demikian, sedikit yang diketahui tentang penyebabnya. Beberapa faktor risiko yang ditetapkan untuk endometriosis termasuk menstruasi yang dimulai pada usia dini, siklus yang lebih pendek dan riwayat penyakit pada keluarga.

Terkait

Terkini