cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 20 September 2020

Pasien Kemoterapi seperti Feby Febiola Sering Alami Rambut Rontok, Mengapa?

Rambut rontok yang terjadi saat seseorang menjalani kemoterapi sebenarnya hanya akan terjadi sementara

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Feby Febiola idap kista ovarium [Yuliani/Suara.com]
Feby Febiola idap kista ovarium [Yuliani/Suara.com]

Himedik.com - Feby Febiola mengunggah penampilan terbarunya di Instagram. Penampilan baru ini cukup mengejutkan penggemar dan pengikutnya lantaran rambut panjangnya sudah terpangkas habis.

Dalam keterangannya, ia melakukannya karena rambutnya rontok akibat kemoterapi yang sedang dijalaninya.

"Jadi ceritanya aku harus melewati enam kali session chemotherapy, udah mulai rontok-rontok, sekalian aja dibondol. Nanti aku ceritain semuanya deh, aku janji," tulisnya.

Feby mengaku dirinya sedang berada di fase terberat hidupnya, namun ia memastikan kondisinya sehat.

Rambut rontok yang terjadi saat seseorang menjalani kemoterapi sebenarnya hanya akan terjadi sementara. Umumnya ini terjadi karena obat yang dikonsumsi, tapi ada juga beberapa obat yang tidak menyebabkan efek ini.

Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]
Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]

Berdasarkan Hello Sehat, kerontokan rambut akan terlihat dalam dua hingga tiga minggu setelah memulai kemoterapi.

Ini terjadi karena kemoterapi menargetkan semua sel yang dapat membelah secara cepat, termasuk folikel rambut. Fungsi dari folikel ini adalah untuk menumbuhkan rambut.

Dalam kondisi normal, folikel rambut akan membelah setiap 23 hingga 72 jam. Sementara kemoterapi membunuh sel kanker, prosedur ini juga menghancurkan sel rambut.

Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]
Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]

Tingkat keparahan kerontokan rambut tergantung pada obat, terapi pendukung yang dijalani, dan seberapa lama terapi dilakukan. Setiap obat akan memiliki efek yang berbeda.

Periode kemoterapi yang rutin diberikan per minggu dalam dosis kecil akan meminimalisir kerontokan. Namun ada terapi lain yang diberikan tiga hingga empat minggu sekali dalam dosis lebih tinggi.

Saat terapi pengobatan ini selesai, rambut akan kembali tumbuh. Kebotakan pada pasien kemoterapi pun hanya terjadi pada kasus tertentu yang melibatkan pemberian obat dalam dosis yang sangat tinggi.

Terkait

Terkini