cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Sabtu, 19 September 2020

Waspada, Perempuan Bisa Mengalami Orgasme Spontan Tanpa Sentuhan

Perempuan bisa mengalami orgasme spontan meski tidak mengalami gairah dan rangsangan seksual.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
cloud_download Baca offline
Ilustrasi perempuan.(Shutterstock/DRogatnev)
Ilustrasi perempuan.(Shutterstock/DRogatnev)

Himedik.com - Perempuan bisa mengalami orgasme spontan bahkan ketika tidak merasakan gairah seksual. Orgasme spontan pada perempuan bisa muncul secara singkat,  sedang, atau bahkan terus-menerus. 

Melansir dari Healthline, penyebab dari orgasme spontan tidak diketahui persis dari mana datangnya. Tetapi para peneliti menyatakan adanya kemungkinan penyebab dari orgasme spontan. 

Umumnya, orgasme spontan muncul karena gangguan gairah genital persisten (PGAD). Orang-orang dengan PGAD bisa mengalami gairah genital yang sedang berlangsung yang tidak terkait dengan perasaan atau aktivitas seksual.

Kondisi ini menyebabkan sensasi yang sama seperti orgasme biasa, tetapi tanpa keinginan untuk berhubungan seks. Orgasme spontan juga bisa memunculkan peningkatan aliran darah ke alat kelamin. Hal ini yang membuat bagian genital berdenyut atau kesemutan hingga bengkaknya vulva.

PGAD ini dapat berlangsung beberapa jam bahkan terjadi beberapa hari.

Penyebab pasti PGAD tidak diketahui, tetapi beberapa ahli berteori bahwa itu dihasilkan dari saraf pudenda yang terjepit. Saraf ini memberikan sebagian besar sensasi ke alat kelamin eksternal.

Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]
Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]

Jika Anda menderita PGAD, aktivitas yang melibatkan getaran dan tekanan pada saraf pudendal juga dapat memicu gejala. Bagi sebagian orang, stres dan kecemasan mungkin menjadi faktor munculnya PGAD. Oleh karena itu, mengubah rutinitas dan manajemen stres Anda mungkin bisa membantu mengatasi. 

Menurut Ahli, beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meredakan atau menghindari munculnya gejala PGAD antara lain dengan latihan pernapasan, banyak berjalan kaki, menghabiskan waktu bersama orang lain, hingga mendengarkan musik. 

Terkait

Terkini