cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Sabtu, 19 September 2020

Terlihat Sepele, 7 Hal Ini Bisa Timbulkan Masalah pada Vagina

Perempuan mungkin tanpa sadar membuat banyak kesalahan kebersihan yang dapat berakhir dengan masalah di vagina.

Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Cara alami mengencangkan vagina agar kembali perawan (Suara.com/Shutterstock)
Cara alami mengencangkan vagina agar kembali perawan (Suara.com/Shutterstock)

Himedik.com - Seperti yang diketahui, vagina adalah organ intim yang mandiri karena mampu membersihkan diri sendiri. Namun, banyak perempuan membuat kesalahan kebersihan yang dapat berakhir dengan masalah di vagina.

Menurut Dr. Pratima Thamke, dokter kandungan dan ginekolog di Motherhood Hospital, Pune, menyabuninya adalah kesalahan paling umum yang dilakukan perempuan dalam menjaga kebersihan vagina.

"Anda pikir Anda mungkin menjaganya tetap bersih, tetapi Anda mengganggu seluruh bioma vagina Anda dengan membunuh bakteri baik itu," jelasnya,

Berikut tujuh kesalahan yang memengaruhi vagina, yakni:

1. Menyentuhnya dengan tangan kotor

Cuci tangan Anda sebelum menyentuh organ intim Anda. Tangan yang kotor berarti undangan terbuka untuk bakteri dan virus yang dapat merusak flora vagina.

Ilustrasi masturbasi.[Dainis Graveris/Pexels]
Ilustrasi masturbasi.[Dainis Graveris/Pexels]

2. Tidak kencing setelah berhubungan seks

Kencing setelah berhubungan seks tidak hanya akan mengurangi peluang terkena ISK atau infeksi saluran kemih, tetapi juga membersihkan bakteri yang mungkin tertinggal di vagina Anda.

"Semen bersifat alkali dan mungkin mengubah mekanisme perlindungan vagina Anda. Karena itu, disarankan untuk buang air kecil setelah berhubungan seks dan bersihkan dengan lembut," jelasnya.

3. Makan terlalu banyak gula

"Gula yang tidak diolah adalah musuh bagi kesehatan vagina Anda karena dapat menyebabkan infeksi jamur. Jika Anda penderita diabetes, maka Anda harus lebih berhati-hati," sarannya.

4. Mengenakan celana sintetis

Celana sintetis tidak mampu merendam cukup banyak keringat. Keringat adalah salah satu alasan utama mengapa Anda mendapatkan infeksi jamur di vagina Anda.

Bahkan, mengenakan celana ketat juga bukan ide bagus karena tidak membiarkan keringat mengering. "Anda harus menggunakan celana dalam katun, terutama di musim panas. Jika Anda terlalu banyak berkeringat, jangan gunakan bubuk bedak non-obat pada vagina Anda karena itu dapat meningkatkan kemungkinan infeksi," sarannya.

5. Menggunakan sabun dan semprotan wangi

"Menggunakan sabun atau semprotan beraroma dapat mengganggu keseimbangan pH vagina Anda dan dapat menyebabkan infeksi vagina seperti klamidia," ia memperingatkan.

6. Teknik pembersihan yang salah

Ketika datang untuk mencuci vagina Anda, selalu mulai dari depan ke belakang, yaitu, dari vagina Anda ke anus. Cara sebaliknya dapat mendorong bakteri anal ke arah vagina, membuatnya rentan terhadap infeksi.

Ilustrasi organ intim, vagina. (Shutterstock)
Ilustrasi organ intim, vagina. (Shutterstock)

7. Ganti pembalut, cangkir menstruasi, dan tampon

Jangan menunggu pembalut atau tampon Anda basah kuyup karena dapat menyebabkan gatal dan infeksi. Jika Anda memiliki aliran menstruasi yang berat, maka Anda harus mengganti pembalut perempuan Anda setiap 4 jam.

"Ganti pembalut setiap 6 jam. Untuk tampon, pastikan Anda melakukan perubahan setiap 4 jam dan ketika menggunakan cangkir menstruasi, pastikan itu bersih sebelum dimasukkan untuk menghindari infeksi," jelas Dr. Thamke.

(Suara.com/Bimo Aria Fundrika)

Terkait

Terkini