cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 20 September 2020

Wajib Tahu, 6 Penyebab Bibir Vagina Bengkak

Pembengkakan pada bibir vagina perlu mendapat perhatian.

Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi organ intim, vagina. (Shutterstock)
Ilustrasi organ intim, vagina. (Shutterstock)

Himedik.com - Vagina adalah area genital tubuh yang sensitif. Abrasi kecil saja dapat menyebabkan masalah seperti kemerahan hingga gatal. Jika Anda melihat pembengkakan pada bibir vagina, maka beri waktu untuk memperhatikan, karena hal itu tidak terjadi secara normal.

Ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi hingga bibir vagina Anda bengkak? Dilansir dari Healthshots, berikut 6 alasan mengapa Anda mengalami pembengkakan pada vagina menurut Dr. Milloni Gadoya dari Rumah Sakit Apollo Spectra

1. Kista Bartholin

Kondisi ini juga dikenal sebagai abses. Menurut Dr. Gadoya, kelenjar yang disebut kelenjar Bartholin ini bertanggung jawab atas sekresi cairan saat berhubungan seks. Saat Anda menderita kista Bartholin, kista akan tersumbat karena terbentuknya kista yang menyebabkan vagina membengkak.

Ilustrasi seorang perempuan merasakan sakit di area vagina. [shutterstock]
Ilustrasi seorang perempuan merasakan sakit di area vagina. [shutterstock]

2. Alergi

Alergi dapat disebabkan oleh berbagai alasan seperti penggunaan pisau cukur yang tidak higienis, krim penghilang bulu, celana dalam sintetis.

Tahukah Anda bahwa jika kulit Anda alergi terhadap jenis deterjen tertentu, Anda bisa mengalami alergi dan mengalami pembengkakan pada vagina? Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan diri Anda.

3. Menggunakan sabun dan semprotan wangi

"Banyak wanita muda menggunakan semprotan dan sabun wangi untuk membuat vaginanya berbau 'segar', tetapi ini tidak sehat untuk vagina Anda. Ada beberapa bahan pengawet yang terkandung dalam sabun dan semprotan ini yang dapat memengaruhi bioma vagina Anda, yang menyebabkan pembengkakan," sarannya.

4. Kehamilan

Selama kehamilan, suplai darah meningkat di area genital karena perubahan hormonal yang menyebabkan wanita mengalami pembengkakan di sana.

5. Varises dan TD Tinggi

"Pembuluh darah ada dimana-mana dan area vagina tidak berbeda. Jadi, ya, Anda bisa mengembangkan varises di bawah sana juga karena pembengkakan bisa berlanjut. Hal lain yang dapat menyebabkan gangguan pada vagina adalah tekanan darah tinggi," kata Dr. Gadoya.

6. Seks yang kasar

"Menjadi agresif saat berhubungan seks dapat menyebabkan lecet yang selanjutnya dapat menyebabkan pembengkakan. Selain itu, beberapa wanita juga alergi terhadap lateks kondom dan pelumas yang juga bisa menjadi penyebab vagina bengkak," jelasnya.

"Vagina yang bengkak atau ada benjolan yang tidak normal. Jika Anda juga mengalami nyeri, kemerahan, dan gatal-gatal disertai dengan keluarnya cairan berwarna putih, Anda wajib mengunjungi dokter karena mengabaikan masalah tersebut dapat berakibat fatal," pungkasnya.

(Suara.com/Bimo Aria Fundrika)

Terkait

Terkini