cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Sabtu, 26 September 2020

Awas, Wanita yang Operasi Caesar Usia 35 Tahun ke Atas Berisiko Alami Ini!

Salah satu risiko dari operasi caesar adalah pendarahan.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi melahirkan bayi (Pixabay/SeppH)
Ilustrasi melahirkan bayi (Pixabay/SeppH)

Himedik.com - Persalinan dengan prosedur operasi caesar bisa menjadi pilihan bagi ibu yang tidak bisa menjalani persalinan normal. Namun, menurut sebuah penelitian tahun 2019, operasi caesar dikaitkan dengan risiko tinggi kematian pada ibu.

Jeffrey Chapa, MD , seorang ahli kedokteran ibu-janin di Klinik Cleveland, mengatakan bahwa sebenarnya operasi caesar memiliki efek yang berbeda pada setiap wanita.

"Mereka menemukan ada risiko besar untuk morbiditas ibu, pasca persalinan, untuk wanita yang menjalani operasi caesar, dibandingkan mereka yang melakukan persalinan pervaginam (persalinan normal). Terutama pada wanita yang usianya 35 tahun ke atas," kata Chapa, dilansir laman Cleveland Clinic Newsroom.

Menurut UTSouthwestern Medical Center, yang menganalisis studi tersebut menuliskan risiko besar pada wanita 35 tahun ke atas yang melakukan operasi caesar:

  1. Pendarahan
  2. Stroke
  3. Penggumpalan darah di paru-paru
  4. Disfungsi ginjal, hati, dan jantung
  5. Perawatan di unit perawatan intensif (ICU)

Peneliti tidak mengetahui berapa bobot risikonya. Mereka menilai penyakit penyerta atau komplikasi pasca persalinan masa pemulihan terkiat usia kemungkinan berperan.

Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)
Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)

Meski begitu, Dr. Chapa memperingatkan agat tidak takut akan persalinan caesar berdasarkan penelitian ini. Terlebih wanita yang berusia di atas 35 tahun.

"Karena usia adalah angka," kata Dr. Chapa.

Dia mengatakan kesehatan wanita secara keseluruhan, dan bagaimana dia merawat dirinya sendiri, adalah faktor kunci untuk kehamilan yang sehat.

Agar tidak memerlukan operasi caesar, Dr. Chapa mengatakan perubahan gaya hidup harus dilakukan. Ini juga dapat mengurangi kemungkinan komplikasi kehamilan.

“Menjadi bugar, bahkan sebelum kehamilan, melalui olahraga, mengubah pola makan, menurunkan berat badan, jika perlu, semua hal ini membantu mengurangi komplikasi kehamilan, dan jkemungkinan Anda perlu menjalani operasi caesar," sambungnya.

Dr. Chapa mengingatkan, penting bagi wanita untuk berperan aktif, dan berbicara dengan dokter tentang semua pilihan mereka untuk persalinan yang aman dan sehat.

Terkait

Terkini