cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Minggu, 20 September 2020

Idap Sindrom Rapunzel, Dokter Temukan 7 Kg Bola Rambut di Perut Gadis Ini!

Dokter terkejut ketika mengambil bola rambut dari dalam perut gadis ini.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi rambut rontok.
Ilustrasi rambut rontok.

Himedik.com - Seorang remaja 17 tahun asal Jharkhand, India Timur, idap kelainan langka. Ketika ia dijadwalkan operasi, dokter terkejut menemukan bola rambut seberat tujuh kilogram di dalam perut sang gadis.

Gadis itu mengaku bahwa dirinya memang suka 'memakan' rambut. Kebiasaan itu sudah dilakukannya selama bertahun-tahun.

Selama hampir tiga tahun ini, gadis bernama Sweety Kumari itu diduga mengidap tumor di perut setelah pemeriksaan USG.

Gulungan besar berbentuk tabung diangkat dari perut Kumari dalam operasi yang berlangsung selama enam jam di distrik Bokaro pada 31 Agustus lalu.

Rambut tidak akan terutai sehinggs dapat menumpuk di dalam perut dan membentuk gumpalan.

Ilustrasi limbah rambut. [Shutterstock]
Ilustrasi rambut. [Shutterstock]

Dokter GN Sahu yang memimpin operasi mengaku ini pertama kalinya dalam 40 tahun ia menyaksikan begitu banyak rambut di perut manusia.

Untungnya, saat ini kondisi Kumari sudah dalam keadaan stabil dan akan dipulangkan dari rumah sakit setelah observasi awal, lapor Daily Star.

Tahun lalu, keadaan serupa juga pernah terjadi pada seorang gadis 16 tahun dari Rusia. Seperti Kumari, dia menderita sindrom Rapunzel yang memicu kecanduan untuk menelan rambutnya sendiri.

Berdasarkan Psypost.org, sindrom Rapunzel adalah kondisi medis yang sangat langka di mana rambut yang dimakan seseorang menjadi kusut dan terperangkap di perutnya. Hal ini menyebabkan terbentuknya trichobezoar (bola rambut) yang memiliki ekor panjang memanjang ke usus kecil.

Setelah berjuang melawan kelainan langka ini selama sepuluh tahun, setengah kilogram rambut yang mengisi 80 persen ruangan di perutnya diangkat oleh dokter saat operasi darurat.

Jika dibiarkan, gulungan rambut ini tentu akan mengganggu kesehatannya di masa depan.

Terkait

Terkini